Bisnis Jualan Pulsa – Untung Kecil Tapi Mengalir Terus
Bisnis jualan pulsa saat ini bak jamur di musim penghujan alias buanyak buanget. Di daerah Pasar Mulur – Sukoharjo saja terdapat sekitar 4 konter cellular. Sayangnya mereka tidak mencantumkan harga jadi tidak ketahuan secara langsung berapa mereka menjual pulsanya.
Aku sendiri saat ini juga memberanikan diri untuk jualan pulsa. Ini sudah yang kedua kalinya. Yang pertama sebelum aku nikah dan berhenti beberapa bulan setelah menikah. Kalau yang pertama cuma dari mulut ke mulut untuk yang kedua ini sudah berani pasang papan pengumuman “JUAL PULSA” di rumah istriku.
Awalnya sih sepi karena papan pengumuman tidak dipasang secara meriah tapi selanjutnya lumayanlah tiap hari ada yang transaksi. Memang sih masih tetangga sekitar tapi bagiku sudah bagus daripada tidak ada sama sekali.
Harga yang kupasang juga tidak terlalu tinggi untuk kawasan di daerah Mulur – Sukoharjo, tempat sekarang aku tingga. Keuntungannya tentu saja sedikit. Tapi gak masalah, ntar kalau banyak pelanggan kan keuntungannya juga besar.
Aku belajar dari pengalaman temanku yang sudah terjun ke bisnis jualan pulsa sejak lama. Ia mematok harga yang murah dengan resiko keuntungan kecil. Tapi hasilnya orang-orang justru banyak yang beli pulsa di tempatnya sekalipun di dekat tempatnya sudah ada yang jualan pulsa. Bahkan selisih 200 rupiah pun ada yang nekat beli ke tempatnya.
Nah, dari situ aku belajar bahwa kebiasaan orang akan pilih harga yang murah dengan mengorbankan biaya untuk mendapatkan harga murah tersebut. Inilah yang kemudian aku terapkan untuk menjalankan bisnis jualan pulsa kali ini.
Aku yakin kalau aku kasih harga mahal pun sebenarnya masih laku tetapi hanya dari tetangga sekitar. Kebetulan dalam radius 200 meter belum ada yang jualan pulsa. Tapi aku gak mau hanya mengandalkan tetangga. Aku juga ingin dapat banyak pelanggan yang nantinya akan memberikan keuntungan bagiku.
Hardono adalah
Saya adalah seorang anak, suami, ayah, pengrajin website, pengguna teknologi selular, penikmat musik, film, buku, olahraga, dan senang mengkritik para politikus saat ini. Melalui blog ini saya ingin mencoba berbagi berbagai hal yang saya temui dalam perjalanan kehidupan saya kepada para pembaca. Semoga blog ini memberkati Anda.
Archives
Recent Posts
- Hari Keempatbelas: Ibu Mau Dibawa Pulang
- Ibu Ingin Pulang, Jangan Kamu Cegah.
- Hari Ketigabelas: Kami Ingin Membawa Ibu Pulang
- Hari Keduabelas : Ibu Menjalani Rekam Otak (EEG)
- Hari Kesebelas: Ibu Mulai Membaik dan Semoga Terus Membaik
- Hari Kesepuluh: Ibu Mulai Membaik
- Mengapa Ibu Depresi
- Beriman adalah Berserah tanpa Protes
- Hari Kesembilan: Ibu Menjalani CT Scan
- Hari Kedelapan: Ibu Kembali Tidur Nyenyak
Recent Comments
- Saya Ingin Lari dari Kenyataan | /Hardono ada di sini on Hari Ketiga: Kunjungan Saudara dan Tidur Nyenyak
- Ibu Ingin Pulang, Jangan Kamu Cegah. | /Hardono ada di sini on Ibuku Seperti Orang Linglung
- hei on Haruskah Beribadah di Gereja setiap Hari Minggu?
- oong on Registrasi Paket CDMA XL
- Hari Keduabelas : Ibu Menjalani Rekam Otak (EEG) | /Hardono ada di sini on Hari Kesebelas: Ibu Mulai Membaik dan Semoga Terus Membaik
- | /Hardono ada di sini on Hari Ketujuh: Ibu Kembali Tidak Dapat Tidur
- Hari Kesepuluh: Ibu Mulai Membaik | /Hardono ada di sini on Hari Kesembilan: Ibu Menjalani CT Scan
- Mengapa Ibu Depresi | /Hardono ada di sini on Ibuku Sakit Diabetes
- Beriman adalah Berserah tanpa Protes | /Hardono ada di sini on Hari Kedelapan: Ibu Kembali Tidur Nyenyak
- Hari Kesembilan: Ibu Menjalani CT Scan | /Hardono ada di sini on Hari Kedelapan: Ibu Kembali Tidur Nyenyak





