Gerakan do follow saat ini memang sedang populer di kalangan para blogger. Pada intinya do follow merupakan suatu gerakan memberikan kesempatan pada orang untuk mempromosikan blognya dengan berkomentar di blog kita. Dengan demikian pengunjung mendapat keuntungan karena telah promosi sedangkan pemilik blog diuntungkan dengan adanya komentar untuk postingannya.

Secara lebih detail biasanya blog menempatkan atribut rel=’external nofollow’ di bagian link komentar. Hal ini menyebabkan semua link di bagian komentar akan diabaikan oleh Google. Sehingga ranking link tersebut tidak akan naik. Nah, kalau rel=’external nofollow’ ini dihilangkan maka link yang biasanya merupakan alamat blog komentator akan di-index oleh Google. Sehingga ranking alias page ranknya di Google akan naik.

Ingat lho kalau salah satu faktor penentu naik turunnya page rank ialah banyak sedikitnya link di suatu situs ke situs tersebut.

Jadi dengan mengikuti gerakan ini blogger akan membantu blogger lain untuk menaikkan ranking blog mereka di Google. Lha terus ranking blogku sendiri ikut naik gak?

Tentu saja tidak. Kecuali Anda juga rajin berkomentar di blog penganut do follow lainnya.

Tapi tunggu dulu, yang namanya membantu orang lain itu gak ada ruginya kok. Dengan mengikuti gerakan ini maka postingan Anda akan ramai dikomentari para pengunjung. Nah, berawal dari komentar bisa jadi mereka malah jatuh cinta dengan blog Anda terus jadi pengunjung tetap.

Assoy kan?!

Tapi tunggu dulu, gerakan ini juga membawa efek negatif bagi blog penganutnya. Hal ini terjadi bila banyak pengunjung yang hanya memberikan komentar sampah atau komentar ringkas ya, bagus, thanks, dll. Akibatnya blog kamu hanya akan dijejali komentar sampah. Untuk mengatasi hal ini bisa dengan menggunakan plugin anti spam yang otomatis akan menghapus setiap spam yang masuk.

Cara lain ialah memoderasi komentar yang masuk. Setiap pesan harus disetujui sebelum di tampilkan. Nah, kalau ada pesan-pesan sampah hapus aja. Jadi sering-sering aja memonitor pesan.

Memang sih semuanya itu perlu perjuangan, orang Jawa bilang “jer basuki mowo bea”

Lha terus keuntungan dan kerugian dengan do follow apa donk? Coba deh baca tulisan di atas dengan lebih teliti terus buat sendiri poin keuntungan dan kerugiannya apa. Ntar kan ketemu. OK

  • Share/Bookmark