Setelah dua hari berlalu dengan perasaan kecewa terhadap bantuan pemerintah maka bantuan pun mulai berdatangan. Mulai dari nasi bungkus, sembako, sampai dengan pengobatan gratis. Memang sih nilainya tidak terlalu besar bagi perorangan namun aku percaya bantuan ini sungguh berarti bagi mereka yang membutuhkan.

Selain itu pemerintah sendiri juga berencana akan mengadakan pemutihan sertifikat tanah. Hal ini tentu sangat menolong mereka yang kehilangan sertifikat karena banjir kemarin. Tapi teknisnya gimana aku juga gak tau.

Semoga di lain waktu kalau ada bencana (tapi aku tidak mengharapkan lho) pemerintah bisa langsung tanggap dan tidak terpaku pada urusan birokrasi yang justru bikin repot.

Selain itu, peran pemerintah untuk menanggulangi agar banjir tidak kembali terjadi juga penting. Masyarakatpun juga tidak boleh ketinggalan untuk menjaga lingkungan.

Caranya cukup mudah kok, jangan membuang sampah sembarangan dan sering-sering kerja bakti membersihkan lingkungan terutama sungai dan saluran air.

Semoga di kemudian hari Solo bebas banjir!

 

12 Responses to Bantuan yang Mulai Berdatangan

  1. neyra07 says:

    semoga jangan solo saja yang bebas banjir..tapi semua daerah juga bebas banjir..

    setuju mas??
    Salam kenal

  2. Bambosi Blog says:

    iya nih, Indonesia sekarang jadi negara banjiran

  3. infopemula says:

    Biasa mas jagoan kan datengnya belakangan :D

    Tapi semoga aja ga ada lg bencana yg banyak memakan korban di negri ini ke depannya

  4. bodrox says:

    bener mas. yang paling penting bukan penanggulangan bencana tapi pencegahan bencana. tapi kalau itu udah terjadi yah kita mesti saling membantu.

    bantu do’a ya mas, semoga daerahnya lekas normal kembali dan gak kebanjiran lagi.

  5. semoga negeri ini lebih baik esok hari…

  6. z tech v 5 says:

    amiennnnnnnnnnnnnnnnnnn……setuju mas

  7. ainkdast says:

    bandung jg dah mulai banyak daerah yg kebanjiran nih….hiks…hiks…hehe…..

  8. rifaabe says:

    Kerja sama pemerintah dan masyarakat mutlak diperlukan untuk menanggulangi bencana di negeri ini. Ya kan mas

  9. Bencana, mungkin hanya sebuah indikasi, bahwa bangsa kita terlalu senang dengan kekayaan alamnya (masihkah?). Kita cenderung untuk hanya menggunakan, tidak pernah mengimbanginya dengan meproduksi…

    Dan lagi-lagi, yang menggunakan ‘terlalu banyak’ (bertumpuk), bahkan tidak akan ikut merasakannya jika seluruh Indonesia Banjir…

    Soalnya dia lagi di Villanya di Yunani, italia, hawaii, dan Paris…

    “Turut Prihatin dan Berdoa untuk rakyat Solo”

  10. Artikelnya bagus dan menarik uyy..
    hehehe..

    ngomng2 silahkan berkunjung ke BLOG HEBOH dan berkomentar ria ya, soalnya BLOG HEBOH make sistem Dofollow

    Oh iyah satu lagi gabung jadi pengikut saya yah..
    Di tunggu yah kedatangannya,.

  11. ferumx says:

    iya bro. kita harus introspeksi diri, apakah bencana tersbut karen cobaan dari Tuhan atau memang karena kelalaian kita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>