Sewaktu di RSK Jiwa dan Saraf Puri Waluyo, selain mendapat obat untuk diminum (oral), ibu juga mendapatkan suntikan. Suntikan tersebut terdiri dari 2 jenis yaitu antibiotik dan obat untuk mengatasi gejala stroke. Suntikan ini diberikan melalui infus karena langsung dialirkan ke pembuluh darah. Permasalahan terjadi ketika ibu sudah tidak diinfus lagi. Obat terpaksa harus disuntik secara manual (tidak melalui selang infus lagi). Akibatnya tentu saja ibu kesakitan, belum lagi kalau jarum suntik belum masuk secara benar alias harus diulang lagi.

Cara kerja obat untuk mengatasi gejala stroke ialah mendorong sumbatan pembuluh darah di otak ibu sehingga peredaran darah ke otak dapat berjalan lancar. Sementara antibiotik berguna untuk melindungi ibu dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, protozoa, dan jamur. Hal ini dapat dimaklumi mengingat ketika sakit, ibu lebih banyak terbaring di tempat tidur. Aktifitas mandi pun juga hanya bisa dilakukan di tempat tidur alias sibin (badannya hanya di lap air)

Kelihatannya Antibiotik memang bagus untuk tubuh tetapi yang namanya obat-obatan kimia tetap saja memiliki dampak buruk bagi tubuh. Setelah browsing beberapa situs di internet, ketahuan juga efek samping yang tidak kalah mengerikan dari penggunaan antibiotik obat kimia.

Antibiotik

Berikut Efek Samping dari Penggunaan Antibiotik

1. Gangguan Pencernaan
Efek samping paling umum dari antibiotik ialah permasalahan pada pencernaan seperti mual, diare, kembung atau nyeri pada perut.

2. Alergi
Sebagian orang yang menkonsumsi antibiotik akan mengalami alergi berupa gatal atau pembengkakan di mulut atau tenggorokan

3. Infeksi
Pada perempuan efek samping yang menyerang ialahinfeksi jamur pada organ reproduksi yang dapat menyebabkan keputihan, gatal dan vagina mengeluarkan bau serta cairan.

4. Kebal
Ini sebenarnya adalah efek samping yang umum dari semua obat kimia. Semakin sering kita meminum suatu obat maka dampaknya ialah kekebalan penyakit terhadap obat tersebut. Dengan demikian orang tersebut harus mengkonsumsi dengan dosis yang lebih besar yang tentu saja memiliki efek samping yang besar pula bahkan dapat mengancam jiwa

5. Gangguan Organ Tubuh dan Ancaman Terhadap Nyawa
Penggunaan antibiotik dosis tinggi secara terus menerus dalam jangka lama bisa menyebabkan kerusakan hati, kerusakan ginjal, jantung berdebar, tremor (gerakan tubuh yang tidak terkontrol), penurunan sel darah putih dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Jadi sebisa mungkin hindari penggunaan antibiotik kimia kecuali memang di rasa sangat perlu. Selagi tubuh masih sehat mari kita gunakan antibiotik alami atau herbal. Silakan search di google maka Anda akan menemukan beragam antibiotik alami.

Secara umum hindari juga penggunaan obat bila dirasa tidak perlu. Sebagai gantinya gunakan obat-obatan alami atau herbal.

 

7 Responses to 5 Efek Samping Mengerikan dari Antibiotik Kimiawi

  1. mengerikan juga yah efek sampingnya sampai mengancam nyawa…
    yang alami aja deh obatnya…
    juga bagus kok walaupun kadang reaksi tidak secepat antibiotik….
    tapi yang penting aman deh..

  2. Wah serem gan, liat efeknya.

  3. Asep Amal says:

    ternyata dampak dari antibiotik cukup ngeri juga, terimakasih gan atas informasinya yang sangat bermanfaat

  4. Risma says:

    Waaaah berbahaya juga ya!
    salam sehat.

  5. wah cukup berbahaya banget ya efek sampingnya…

  6. wah harus dikurangi pake antibiotik ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>