<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>/Hardono ada di sini &#187; Diary</title>
	<atom:link href="http://hardono.melesat.com/category/diary/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hardono.melesat.com</link>
	<description>Catatan perjalanan jiwa dan raga</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Aug 2010 13:10:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Situs Jejaring Sosial Pendidikan &#8211; Go.IntScholarships.com</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2010/05/situs-jejaring-sosial-pendidikan-go-intscholarships-com/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2010/05/situs-jejaring-sosial-pendidikan-go-intscholarships-com/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 13:49:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Internet & Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[social bookmark]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=302</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu saya baru saja menyelesaikan sebuah situs baru yang khusus bertemakan pendidikan. Situs tersebut dibuat dengan konsep utama sebagai situs sosial bookmark dan dilengkapi dengan blog dan forum. Dengan kata lain situs ini dibuat sebagai situs Jejaring Sosial Pendidikan.

Sebagai situs Jejaring Sosial bidang Pendidikan situs ini memungkinkan Anda untuk:

Menyimpan situs favorit dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu yang lalu saya baru saja menyelesaikan sebuah situs baru yang khusus bertemakan pendidikan. Situs tersebut dibuat dengan konsep utama sebagai situs sosial bookmark dan dilengkapi dengan blog dan forum. Dengan kata lain situs ini dibuat sebagai situs Jejaring Sosial Pendidikan.<br />
<span id="more-302"></span><br />
Sebagai situs Jejaring Sosial bidang Pendidikan situs ini memungkinkan Anda untuk:</p>
<ul>
<li>Menyimpan situs favorit dan membagikannya dengan pengunjung lainnya (scoop) Konsep ini seperti yang berlaku di <a href="http://www.digg.com" title="digg" rel="nofollow" target="_blank" >digg</a> atau <a href="http://www.del.icio.us" title="del.icio.us" rel="nofollow" target="_blank" >del.icio.us</a></li>
<li>Memiliki sebuah blog sehingga bisa posting tulisan apa saja. Tetapi kalau bisa tulisan yang bertemakan pendidikan.</li>
<li>Ikut forum diskusi</li>
<li>Memberikan voting untuk tulisan yang menarik</li>
<li>Memberikan komentar untuk setiap tulisan yang ada</li>
</ul>
<p>Untuk dapat melakukan hal itu, yang perlu Anda lakukan hanyalah <a href="http://go.intscholarships.com/user/" title="Education Social Bookmarks">mendaftar</a> ke situs ini. Pendaftaran juga mudah kok dan gratis <img src='http://hardono.melesat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bila Anda sudah terdaftar sebagai anggota <a href="http://www.IntScholarships.com" title="International Scholarships">www.intscholarships.com</a> maka Anda dapat menggunakan username dan password yang Anda gunakan di <a href="http://Go.IntScholarships.com" title="International Scholarships">www.intscholarships.com</a> untuk login di <a href="http://Go.IntScholarships.com" title="Education Social Bookmarks">go.intscholarships.com</a></p>
<p><i>Catatan</i></p>
<ul>
<li>Situs ini merupakan situs bahasa Inggris jadi usahakan postingan Anda dalam bahasa Inggris</li>
<li>Bila kesulitan, penggunaan bahasa Indonesia juga diperbolehkan.</li>
</ul>
<p>Jangan lupa mampir ya!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2010/05/situs-jejaring-sosial-pendidikan-go-intscholarships-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>USB Flashdisk Anti Air dan Anti Banting Transcend JetFlash V70</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2010/05/usb-flashdisk-anti-air-dan-anti-banting-transcend-jetflash-v70/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2010/05/usb-flashdisk-anti-air-dan-anti-banting-transcend-jetflash-v70/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 09:00:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Internet & Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[flashdisk]]></category>
		<category><![CDATA[jetflash v70]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=297</guid>
		<description><![CDATA[Sewaktu datang ke pameran komputer di Solo tanggal 12 Maret 2010 kemarin aku dapat brosur mengenai USB Flashdisk dari Transcend. Yang ditonjolkan waktu itu ialah JetFlash V70 yang diklaim sebagai &#8220;Rugged USB Flash Drive&#8221; dengan standar militer USA. Yang menjadi pertanyaanku sekarang adalah untuk apa ya USB Flash Drive atau flashdisk outdoor ini?

Kalau ponsel outdoor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sewaktu datang ke pameran komputer di Solo tanggal 12 Maret 2010 kemarin aku dapat brosur mengenai USB Flashdisk dari Transcend. Yang ditonjolkan waktu itu ialah JetFlash V70 yang diklaim sebagai &#8220;Rugged USB Flash Drive&#8221; dengan standar militer USA. Yang menjadi pertanyaanku sekarang adalah untuk apa ya USB Flash Drive atau flashdisk outdoor ini?<br />
<span id="more-297"></span><br />
Kalau ponsel outdoor sih bisa dimaklumi sebab ponsel ini memang ditujukan untuk orang lapangan yang membutuhkan komunikasi. Nah, kalau flashdisk outdoor? Apakah orang naik gunung akan membawa flashdisk? Atau orang yang suka berpetualang di alam terbuka suka membawa flashdisk?</p>
<p>Salah satu kemungkinannya flashdisk ini ditujukan untuk mereka yang bekerja di lapangan (tidak harus ekstrim) dan membutuhkan media penyimpanan digital. Kemungkinan lainnya flashdisk ini ditujukan untuk orang yang teledor dalam menjaga benda digitalnya <img src='http://hardono.melesat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://lh6.ggpht.com/_10YinmhQ8_U/S-fHSy-rIGI/AAAAAAAABFY/CqmBqXVpbM8/s800/jetflash.jpg" alt="Transcend JetFlash V70" /></p>
<p>USB Flashdisk ini tersedia dalam kapasitas 4GB, 8GB, dan 16 GB</p>
<p>Sedangkan fasilitasnya ialah sebagai berikut (menurut situsnya)</p>
<blockquote><ul>
<li>Fully compatible with Hi-Speed USB 2.0</li>
<li>Easy Plug and Play installation</li>
<li>JetFlash®elite Software pack includes:
<ul>
<li>PC-Lock Function: Makes JetFlash? a key to lock your computer</li>
<li>Secret-Zip Function: Compress and/or Password protect saved files using AES Encryption</li>
<li>E-Mail Function: Use your JetFlash? to Securely Send, Receive and Save e-mails</li>
<li>AutoLogin Function: Automatically login to websites where you have a password</li>
<li>Favorites Function: Store all your favorite website addresses on the JetFlash?</li>
<li>DataBackup Function: Backup, Restore and Synchronize your Data using the JetFlash?</li>
</ul>
</li>
<li>Driverless USB powered. No external power, or battery needed</li>
</ul>
</blockquote>
<p>Untuk lebih jelasnya silakan kunjungi situs <a href="http://www.transcendusa.com/Products/ModDetail.asp?ModNo=255" title="Transcendusa" rel="nofollow" target="_blank" >Transcendusa</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2010/05/usb-flashdisk-anti-air-dan-anti-banting-transcend-jetflash-v70/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Menggunakan Paket SMS Semaumu XL Axiata</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2010/05/pengalaman-menggunakan-paket-sms-semaumu-xl-axiata/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2010/05/pengalaman-menggunakan-paket-sms-semaumu-xl-axiata/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 13:27:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Selular]]></category>
		<category><![CDATA[paket sms]]></category>
		<category><![CDATA[sms]]></category>
		<category><![CDATA[xl]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[Pengalaman ini merupakan kisah lanjutan dari postingnya saya yang berjudul Pengalaman Menggunakan Kartu XL untuk SMS. Sengaja kisahnya saya pisah-pisah biar gak bosan bacanya 


Harga Rp 150,- per SMS oleh pihak XL terasa masih mahal. Tercatat hanya Telkomsel saja yang menggunakan harga SMS sebesar itu sementara yang lain di bawah Rp 150,- Apalagi saya termasuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengalaman ini merupakan kisah lanjutan dari postingnya saya yang berjudul <a href="http://hardono.melesat.com/2010/05/pengalaman-menggunakan-kartu-xl-untuk-sms/" title="Pengalaman Menggunakan Kartu XL untuk SMS">Pengalaman Menggunakan Kartu XL untuk SMS</a>. Sengaja kisahnya saya pisah-pisah biar gak bosan bacanya <img src='http://hardono.melesat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
<span id="more-295"></span></p>
<p><img src="http://www.xl.co.id/Portals/0/XLSkinImage/PrePaid/xl.jpg" align="center" alt="XL Axiata" title="XL Axiata" border="0"></p>
<p>Harga Rp 150,- per SMS oleh pihak XL terasa masih mahal. Tercatat hanya Telkomsel saja yang menggunakan harga SMS sebesar itu sementara yang lain di bawah Rp 150,- Apalagi saya termasuk penggemar SMS daripada Telepon.</p>
<p>Oleh karena itu ketika XL mulai mengeluarkan beragam paket telepon, saya langsung ambil paket SMS Semaumu. Dari paket tersebut harga SMS ialah<br />
00.00 &#8211; 17.00 Rp 9,- per SMS<br />
17.00 &#8211; 24.00 Rp 99,- per SMS</p>
<p>Tentu saja harga ini sangatlah super ngirit, bahkan sampai saat ini masih berani diadu dengan harga SMS dari provider lain.  Sayangnya harga telepon termasuk mahal yaitu Rp 20/detik ke semua operator.</p>
<p>Karena alasan harga telepon itulah maka saya pindah ke paket Nelpon Sepuasnya walau biaya SMSnya  masih Rp 150,- Apalagi waktu itu saya juga lebih sering menelepon daripada mengirim SMS.</p>
<p>Di kemudian hari, &#8212; karena sudah jarang lagi telepon &#8212; saya berniat untuk kembali pindah ke paket SMS Semaumu. Sialnya paket itu sudah tidak ada lagi. Sebagai gantinya untuk setiap paket telepon disertakan promo kirim 8 SMS gratis sekian SMS. Ah, masih lumayan, daripada tidak ada gratisannya sama sekali.</p>
<p>Untunglah para pengguna XL yang masih setia menggunakan paket SMS Semaumu masih dapat tetap menikmati tarif murah SMS ini.</p>
<p>Andai saja program ini ada lagi dengan beberapa perbaikan yaitu<br />
Harga SMS<br />
00.00 &#8211; 17.00 Rp 9,- per SMS<br />
17.00 &#8211; 24.00 Rp 99,- per SMS</p>
<p>Harga Telepon<br />
Ke sesama XL Rp 1 per detik<br />
Ke non XL Rp 10 per detik</p>
<p>Harga data<br />
Rp 1 per KB</p>
<p>Maka dapat dipastikan akan semakin banyak orang menggunakan kartu perdana XL. Sementara itu pengguna XL lama akan banyak yang pindah menggunakan paket ini.</p>
<p>Tapi kayaknya impian itu sulit terealisasikan.</p>
<p>Oh ya masih bersambung lagi lho&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2010/05/pengalaman-menggunakan-paket-sms-semaumu-xl-axiata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Menggunakan Kartu XL untuk SMS</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2010/05/pengalaman-menggunakan-kartu-xl-untuk-sms/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2010/05/pengalaman-menggunakan-kartu-xl-untuk-sms/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 13:24:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Selular]]></category>
		<category><![CDATA[sms]]></category>
		<category><![CDATA[xl]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=292</guid>
		<description><![CDATA[Kalau dihitung sudah sekitar 6 tahun saya menggunakan nomor XL. Saya ingat pertama kali beli ngincer yang 10 digit sampai ke Yogya dan dapatnya nomor Jempol. Setelah beli langsung saya upgrade jadi Bebas karena saya ingin merasakan fitus Life in Hand ama XL GPRS dan MMS


Alasan saya dulu beli bukan karena masalah tarif (jaman dulu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau dihitung sudah sekitar 6 tahun saya menggunakan nomor XL. Saya ingat pertama kali beli ngincer yang 10 digit sampai ke Yogya dan dapatnya nomor Jempol. Setelah beli langsung saya upgrade jadi Bebas karena saya ingin merasakan fitus Life in Hand ama XL GPRS dan MMS<br />
<span id="more-292"></span></p>
<p><img src="http://www.xl.co.id/Portals/0/XLSkinImage/PrePaid/xl.jpg" align="center" alt="XL Axiata" title="XL Axiata" border="0"></p>
<p>Alasan saya dulu beli bukan karena masalah tarif (jaman dulu belum ada perang tarif melainkan perang kualitas) melainkan karena 10 digitnya. Maklum saya lebih suka nomor yang pendek dibandingkan nomor cantik tapi panjangnya minta uaumpun.</p>
<p>Kartu XL lebih sering saya gunakan untuk SMS daripada telpon. Hanya untuk situasi daruratlah telpon saya gunakan. Nah, kebiasaan SMS ini selanjutnya sempat bikin kantong jebol. Dengan tarif Rp 350,- per sms waktu itu sempat membuat pulsa Rp 100.000,- tidak cukup untuk satu bulan. Kalau dihitung berarti perbulan saya menghabiskan lebih kurang 285 SMS.</p>
<p>Nah, dalam rangka pengiritan biaya SMS itulah saya memilih Paket Isi Ulang SMS dari XL. Kalau gak salah dengan harga Rp 50.000,- kita akan dapat pulsa sms sebesar 175 poin, pulsa telepon sesama XL sebesar 10 poin dan pulsa utama sebesar Rp 10.000,- Pulsa utama dapat digunakan untuk telpon ke nomor non XL, akses GPRS, maupun langganan SMS Premium.</p>
<p>Sayangnya, belum begitu lama merasakannya tiba-tiba paket ini ditutup secara paksa oleh pihak XL. Setelah itu ganti Paket Isi Ulang Xtra sebesar Rp 15.000,- dengan masa aktif 7 hari dan mendapatkan gratis SMS ke sesama XL sebanyak 15 tiap harinya. Lumayan daripada isi ulang biasa.</p>
<p>Karena Paket Isi Ulang Xtra Rp 15.000,- sudah ditutup maka saya kembali lagi menggunakan paket isi ulang regular. Yang berarti pulsa akan terpotong sebesar Rp 350,- per SMS.</p>
<p>Beberapa waktu berselang XL kemudian meluncurkan program baru yaitu beli 125 SMS ke semua operator seharga Rp 5000,- Beberapa kali saya mencoba paket ini, sayangnya masa berlakunya cuma 5 hari saja.</p>
<p>Untunglah tidak lama kemudian terjadi penurunan harga SMS menjadi Rp 150,- Lumayan irit Rp 200,- tapi masih tetap saja mahal bila dibandingkan dengan tarif SMS Mentari yang hanya Rp 99,- per SMS. Apalagi bila dibandingkan dengan provider baru harga ini jauh lebih muahal.</p>
<p>OK segini dulu saja (biar mata gak capek) Ntar nyambung lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2010/05/pengalaman-menggunakan-kartu-xl-untuk-sms/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibuku Sakit Diabetes</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2010/01/ibuku-sakit-diabetes/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2010/01/ibuku-sakit-diabetes/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 11:44:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Pada akhir bulan November 2009 yang lalu ibu menderita penyakit bisul di punggungnya. Tidak tanggung-tanggung sampai 3 bisul. Alhasil badannya langsung lemas. Setelah kuperiksakan ternyata sakit ibu tidak kunjung sembuh melainkan bertambah parah. Akhirnya aku dan istriku memutuskan untuk membawa ibu ke rumah sakit.

Karena kondisinya sangat lemas, ibu langsung dimasukkan ke UGD untuk menjalani perawatan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada akhir bulan November 2009 yang lalu ibu menderita penyakit bisul di punggungnya. Tidak tanggung-tanggung sampai 3 bisul. Alhasil badannya langsung lemas. Setelah kuperiksakan ternyata sakit ibu tidak kunjung sembuh melainkan bertambah parah. Akhirnya aku dan istriku memutuskan untuk membawa ibu ke rumah sakit.<br />
<span id="more-256"></span><br />
Karena kondisinya sangat lemas, ibu langsung dimasukkan ke UGD untuk menjalani perawatan. Setelah tahu luka bisulnya yang sudah menganga, ibu langsung di tes kadar gulanya. Namun, tes yang dilakukan dengan alat kecil (aku tidak tahu namanya) tersebutk tidak membuahkan hasil. Kadar gula ibu terlalu tinggi jadi harus dilakukan tes melalui pengambilan sample darah di laboratorium.</p>
<p>Hasil dari tes tersebut menunjukkan kalau kadar gula ibu menunjukkan angka di atas 800 dari normal 120. What&#8217;s ????!!! Padahal orang dengan kadar gula 600 biasanya udah pingsan. Bahkan beberapa orang sudah tidak kuat bila gulanya 400. Tetapi ibu masih kuat dengan kadar gula 800.</p>
<p>Agar gulanya bisa turun maka diputuskan agar ibu dirawat di rumah sakit dulu. Namun hal itu ditentang oleh ibu. Dalam kondisi setengah tidak sadar, ibu terus mengigau meminta pulang. Namun, kami tetap berupaya membujuk agar ibu dapat bertahan di rumah sakit.</p>
<p>Selama di rumah sakit, ibu menjalani terapi infus insulin agar gulanya turun. Hasilnya setelah lebih dari 10 jam diinfus gula ibu turun menjadi 154. Sayangnya ibu terus berontak ingin pulang sehingga terapi tersebut tidak dilanjutkan dan ibu kami ajak pulang.</p>
<p>Alasan utama kenapa aku memutuskan untuk mengiyakan ajakan ibu waktu itu karena selama di rumah sakit, ibu terlihat tidak nyaman. Menurutku hal ini sangat berpengaruh kepada kondisi psikis ibu. Sebagus apapun obat yang diberikan tapi kalau psikisnya tidak baik hasilnya juga tidak akan terlalu bagus. Selain itu fakta kalau gula darah mendekati normal juga membuatkan semakin yakin kalau ibu akan segera sembuh.</p>
<p>Selama menjalani perawatan di rumah kondisi ibu memang tidak langsung tiba-tiba membaik, tetapi secara perlahan terus membaik.</p>
<p>Satu hal yang terus kami tekankan waktu itu ialah masalah makanan. Kami terus mendoktrin ibu agar makan teratur dan lebih banyak mengonsumsi sayuran terutama buncis, brokoli, pare dan bawang merah. Ibu juga tidak boleh mengkonsumsi gula biasa melainkan harus gula 0 kalori.</p>
<p>Dan yang lebih penting kami juga terus memberikan semangat agar ibu selalu mengucap syukur untuk setiap hari yang ia lalui. Ibu harus selalu berusaha untuk sembuh sambil berserah kepada kemurahan kuasa Tuhan.</p>
<p>Cepat sembuh ya Bu. Doa kami selalu bersamamu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2010/01/ibuku-sakit-diabetes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kumpulan Soal-soal CPNS Gratis</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2009/11/kumpulan-soal-soal-cpns-gratis/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2009/11/kumpulan-soal-soal-cpns-gratis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 11:58:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/2009/11/kumpulan-soal-soal-cpns-gratis/</guid>
		<description><![CDATA[Mencari soal-soal CPNS yang gratis saat ini ternyata bukanlah hal yang cukup mudah. Banyak situs menawarkan soal-soal CPNS namun menarik bayaran dalam jumlah tertentu. Gak bisa disalahkan sih, namanya juga usaha. Nah, dari hasil browsing ke beberapa situs ada beberapa soal CPNS yang kuperoleh secara cuma-cuma dan ingin kubagikan di sini.

Berbagai soal dan materi ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mencari soal-soal CPNS yang gratis saat ini ternyata bukanlah hal yang cukup mudah. Banyak situs menawarkan soal-soal CPNS namun menarik bayaran dalam jumlah tertentu. Gak bisa disalahkan sih, namanya juga usaha. Nah, dari hasil browsing ke beberapa situs ada beberapa soal CPNS yang kuperoleh secara cuma-cuma dan ingin kubagikan di sini.<br />
<span id="more-250"></span></p>
<p>Berbagai soal dan materi ini saya kumpulkan jadi satu sehingga Anda tidak perlu repot men-download-nya satu-persatu. Semua file tersedia dalam format PDF, XLS (Excel), dan HLP (help file) dan saya satukan dengan format ZIP.</p>
<p>Dengan demikian Anda harus memiliki program untuk membuka file ZIP (biasanya di Windows XP keatas sudah ada) dan PDF Reader. Untuk XLS menggunakan Microsoft Excel yang biasanya sudah terinstall di komputer. Sedangkan hlp bisa langsung dibuka dengan klik.</p>
<p>Semua kumpulan materi dan soal-soal ujian cpns ini dapat Anda download gratis.</p>
<p><b>Kumpulan Materi CPNS</b><br />
Berbagai bahan materi yang akan diberikan di saat ujian cpns. Meliputi materi dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sejarah Indonesia, dan Undang-Undang Dasar 1945 beserta Amandemennya.<br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/7320200/Materi_CPNS.zip.html" title="Download Kumpulan Materi CPNS" rel="nofollow" target="_blank" >Download Kumpulan Materi CPNS</a></p>
<p><b>Kumpulan Soal-soal CPNS</b><br />
Berbagai soal-soal seputar CPNS yang meliputi soal-soal Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sejarah Indonesia, Falsafah Ideologi, Kebijakan Pemerintah. Tes Bakat Skolastik, dan Tata Negara<br />
<a href=" 	 http://www.ziddu.com/download/7320199/Soal_CPNS.zip.html" title="Kumpulan Soal-soal CPNS" rel="nofollow" target="_blank" >Kumpulan Soal-soal CPNS</a></p>
<p>Kumpulan materi dan soal ini akan saya tambah bila dikemudian hari saya menemukan yang baru. Kalau ada yang punya boleh donk dibagikan disini.</p>
<p>Semoga membantu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2009/11/kumpulan-soal-soal-cpns-gratis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Juron Sukoharjo</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2009/10/juron-sukoharjo/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2009/10/juron-sukoharjo/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 11:21:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[Juron ialah sebuah desa diperbatasan kecamatan Nguter dan kecamatan Bendosari Sukoharjo. Sekilas memandang bila dibandingkan dengan daerah lainnya di Sukoharjo, daerah ini termasuk daerah kering. Banyak lahan-lahan kosong yang tanahnya pecah menunjukkan kalau tanah ini sangat kekurangan air. Uniknya ditengah-tengah kekeringan ini berdiri rumah-rumah bagus yang ditinggal pemiliknya.

Sekilas melewati daerah Juron terasa seperti melihat bangunan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Juron ialah sebuah desa diperbatasan kecamatan Nguter dan kecamatan Bendosari Sukoharjo. Sekilas memandang bila dibandingkan dengan daerah lainnya di Sukoharjo, daerah ini termasuk daerah kering. Banyak lahan-lahan kosong yang tanahnya pecah menunjukkan kalau tanah ini sangat kekurangan air. Uniknya ditengah-tengah kekeringan ini berdiri rumah-rumah bagus yang ditinggal pemiliknya.<br />
<span id="more-245"></span><br />
Sekilas melewati daerah Juron terasa seperti melihat bangunan megah di tengah padang pasir. Rumah-rumah banyak yang berdiri dengan megah dan memiliki halaman cukup luas, bahkan ada juga yang berupa ladang. Sayangnya lahan-lahan tersebut semuanya kering. Banyak pohon jati yang ditanam dan sudah meranggas karena kekeringan.</p>
<p>Tetanggaku bilang kalau rumah-rumah itu justru tidak didiami oleh pemiliknya melainkan orang tua atau saudaranya. Pemiliknya merantau ke Makasar atau Ujung Pandang.</p>
<p>Ya, penduduk daerah Juron, seperti halnya beberapa wilayah di Wonogiri dan Sukoharjo memang lebih senang merantau untuk mencari uang. Di perantauan mereka memang bukan siapa-siapa. Pekerjaannya termasuk kelas bawah, misalnya penjual bakmi, penjual bakso, atau penjual jamu.</p>
<p>Tapi jangan tanya soal kekayaan. Entah bagaimana caranya mereka bisa mengumpulkan uang dalam jumlah cukup besar sehingga bisa membangun rumah yang cukup megah.</p>
<p>Alhasil orang-orang perantau (<b>boro</b>) biasanya diharapkan mampu menjadi orang yang sukses dan mampu menjunjung derajat keluarga.</p>
<p>Namun, tidak semua orang boro sukses. Ada beberapa yang sudah sekian lama merantau kehidupannya tetap biasa saja. Yang sukses secara finansial pun belum tentu sukses secara keluarga.</p>
<p>Ada beberapa keluarga yang orang tuanya merantau, anak-anaknya justru menjadi tidak benar. Bisa jadi mereka kurang kasih sayang orangtua sebab ditinggal orangtuanya terus dan tidak ada kontrol yang ketat untuk keseharian mereka.</p>
<p>Tetapi tidak semua kok banyak juga yang orangtua boro, keluarganya tetap baik-baik saja.</p>
<p>Tertarik untuk Merantau?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2009/10/juron-sukoharjo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perpanjangan STNK di Samsat Sukoharjo</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2009/09/perpanjangan-stnk-di-samsat-sukoharjo/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2009/09/perpanjangan-stnk-di-samsat-sukoharjo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 06:01:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Untuk pertama kalinya aku memperpanjang STNK alias membayar pajak STNK. Karena belum tahu aku tanya dulu ke Pakde Idi bagaimana prosesnya. Setelah diceramahi dengan cukup detail akhirnya aku memilih berangkat ke Samsat di pagi hari dengan harapan belum terlalu antri. Tapi ternyata antrinya sudah banyak sekali. Kalau ditotal sekitar 1 jam aku mengantri untuk proses [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk pertama kalinya aku memperpanjang STNK alias membayar pajak STNK. Karena belum tahu aku tanya dulu ke Pakde Idi bagaimana prosesnya. Setelah diceramahi dengan cukup detail akhirnya aku memilih berangkat ke Samsat di pagi hari dengan harapan belum terlalu antri. Tapi ternyata antrinya sudah banyak sekali. Kalau ditotal sekitar 1 jam aku mengantri untuk proses perpanjangan STNK.<br />
<span id="more-243"></span><br />
Bagi yang belum tahu caranya berikut aku bagikan caranya:</p>
<ul>
<li>Datang ke Samsat Sukoharjo dengan membawa STNK, BPKB, dan KTP yang namanya tertera di STNK, serta uang pas untuk pembayaran.</li>
<li>Setelah sampai di Samsat langsung saja masuk ke ruang fotokopi yang terletak di luar kantor Samsat. Serahkan STNK, BPKB, dan KTP tersebut dan petugas yang jaga akan memfotokopi dan mengabungkan hasilnya sesuai dengan format yang berlaku.</li>
<li>Masuk ke kantor Samsat lalu pergi ke Loket 1 dan serahkan berkas fotokopi beserta STNK asli dan KTP asli. BPKB tidak perlu diserahkan. Tunggu beberapa saat untuk mendapatkan formulir permohonan perpanjangan STNK</li>
<li>Setelah dipanggil, Anda akan mendapatkan formulir permohonan perpanjangan STNK yang sudah terisi data diri sesuai STNK yang Anda bawa. Di loket ini Anda diwajibkan membayar sesuai jenis STNK Anda. Untuk kendaraan roda dua biayanya sebesar Rp 5000,- dan kendaraan roda empat sebesar Rp 10000,-</li>
<li>Tandatangani formulir tersebut (biasanya di halaman belakang) lalu serahkan ke Loket 3 untuk mendapatkan nomor urut pembayaran. Untuk kendaraan bermotor Anda</li>
<li>Di loket 3 ini Anda akan mendapatkan nomor urut pembayaran beserta surat tanda bukti pembayaran STNK. Siapkan uang pas seperti yang tertulis di lembar tersebut.</li>
<li>Bayarlah dengan uang pas saat tiba giliran Anda membayar. Selanjutnya surat tanda bukti pembayaran tersebut akan dicap lunas oleh pihak kasir.</li>
<li>Kini Anda tinggal menunggu STNK dan KTP Anda. Sebagai catatan bila Anda menginginkan plastik untuk tempat STNK akan dikenakan biaya Rp 1000,-</li>
</ul>
<p>Semoga sukses!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2009/09/perpanjangan-stnk-di-samsat-sukoharjo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sudah Berhati-hati Kok Masih Diserempet</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2009/09/sudah-berhati-hati-kok-masih-diserempet/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2009/09/sudah-berhati-hati-kok-masih-diserempet/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 05:56:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/2009/09/sudah-berhati-hati-kok-masih-diserempet/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah menjadi kebiasaan kalau aku akan berhati-hati bila memboncengkan istri dan anakku naik sepeda motor. Kecepatan motorpun bisa turun drastis dari biasanya aku naik seorang diri. Demikian pula dengan yang kulakukan kemarin. Aku sudah naik motor pelan dan berada di lajur kiri eh tiba-tiba diserempet orang.

Kejadiannya berlangsung begitu cepat. Saat sedang menikmati perjalanan hendak membeli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah menjadi kebiasaan kalau aku akan berhati-hati bila memboncengkan <a href="http://puji.melesat.com" title="Puji Arya Yanti">istri</a> dan anakku naik sepeda motor. Kecepatan motorpun bisa turun drastis dari biasanya aku naik seorang diri. Demikian pula dengan yang kulakukan kemarin. Aku sudah naik motor pelan dan berada di lajur kiri eh tiba-tiba diserempet orang.<br />
<span id="more-242"></span><br />
Kejadiannya berlangsung begitu cepat. Saat sedang menikmati perjalanan hendak membeli pisang untuk Ime tiba-tiba ada yang menyerempetku. Istriku langsung menjerit histeris sedangkan Ime juga menangis dengan keras. Kulihat yang menyerempet itu sudah jatuh berguling di depanku. Beruntung motorku jalannya pelan sehingga sempat kukendalikan untuk tidak menabrak orang tersebut.</p>
<p>Namun, karena kaget dan berusaha menjaga keseimbangan aku sempat panik dan blank. Aku pikir motorku sudah jatuh hingga kusadari kalau aku ternyata mengerem menggunakan kaki. Langsung saja aku rem motor dan berhenti di pinggir jalan.</p>
<p>Tangan dan pinggangku keserempet namun tidak begitu parah. Aku tanya istriku, dia mengaku kena di pinggang dan tangan dan merasa agak sakit. Setelah kupastikan ia dan Ime tidak apa-apa, aku bergegas menuju orang yang menyerempet aku.</p>
<p>Emosiku sudah meluap dan bersiap-siap mendamprat pelakunya. Tapi emosi tersebut langsung hilang sewaktu melihat pelaku (berboncengan) tersebut mengalami luka yang cukup parah. Ia langsung mengakui kalau ini kesalahannya dan bersedia mengganti semua kerugian yang aku tanggung.</p>
<p>Aku rasa itu tidaklah perlu karena aku, istriku, Ime dan tentu saja motornya tidaklah mengalami masalah yang cukup serius.</p>
<p>Yang membuatku emosi kini berganti ke seorang bapak yang ada di situ dan berusaha menyalahkan aku. Aku sudah berulangkali menjelaskan kalau aku berada di lajur kiri berjalan dengan pelan dan tiba-tiba diserempet. Tapi dia kelihatan tidak percaya dan terus ke orang-orang di situ untuk memastikan apakah aku benar di lajur kiri atau tidak.</p>
<p>Bahkan ia sempat memintaku untuk mengantar pelaku tersebut ke rumah sakit. Tentu saja hal ini kutolak. Aku beralasan aku adalah korban, masak korban mengantar pelaku alias tersangka berobat. Apa gak kebalik pak? Istriku juga ikut menimpali dengan menawarkan bagaimana kalau bapak saja yang mengantarnya. Ia tidak mau dengan alasan yang tidak jelas.</p>
<p>Beberapa saat kemudian temannya datang dan aku bersama keluargaku segera meninggalkan mereka. Kami sudah berdamai dan biarlah setiap orang mengurus urusannya sendiri-sendiri.</p>
<p>Aku bukannya tidak peduli hanya saja aku dan keluarga adalah korban dari kesalahan mereka. Kalau sampai mereka celaka itu karena kesalahan mereka sendiri. Selain itu aku juga harus melindungi anak istriku yang masih syok dengan kejadian tersebut walau secara fisik mereka tidak mengalami luka parah.</p>
<p>Kadang aku masih tidak habis pikir, sudah berhati-hati eh kok masih celaka. Tapi bersyukur kepada Tuhan karena tangan-Nya masih berkenan melindungi kami.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2009/09/sudah-berhati-hati-kok-masih-diserempet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Jalan Yu Giyem</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2009/09/selamat-jalan-yu-giyem/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2009/09/selamat-jalan-yu-giyem/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 04:47:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[Kamis, 4 Juli 2009 yang lalu tetanggaku Yu (biasa aku memanggilnya) Giyem akhirnya menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan kanker payudara selama lebih kurang satu tahun. Sebuah perjuangan yang luar biasa apalagi kalau melihat perekonomian keluarga Yu Giyem yang tergolong kalangan kelas bawah. Tapi yang paling luar biasa ialah sikap Yu Giyem yang tidak pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kamis, 4 Juli 2009 yang lalu tetanggaku Yu (biasa aku memanggilnya) Giyem akhirnya menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan kanker payudara selama lebih kurang satu tahun. Sebuah perjuangan yang luar biasa apalagi kalau melihat perekonomian keluarga Yu Giyem yang tergolong kalangan kelas bawah. Tapi yang paling luar biasa ialah sikap Yu Giyem yang tidak pernah mengekspresikan rasa sakit itu kepada orang lain.<br />
<span id="more-238"></span><br />
Yu Giyem divonis terkena sakit kanker payudara beberapa bulan yang lalu tepatnya sebelum pemilu legislatif 2009 yang lalu. Vonis itu langsung mengatakan kalau kanker itu sudah masuk stadium ganas. Satu-satunya jalan ialah melalui operasi.</p>
<p>Hal itu tentu saja membuat panik seluruh keluarga. Selain masalah biaya yang sulit untuk mereka tanggung alasan lain mereka sangat terkejut mengetahui Yu Giyem terkena kanker payudara. Selama ini Yu Giyem terlihat sehat dan selalu gembira, tidak kelihatan kalau dia kelihatan sakit. Itulah Yu Giyem, sangat pandai sekali menyembunyikan rasa sakitnya.</p>
<p>Di tengah kebingungan itu beruntunglah ada seseorang yang menawarkan bantuan untuk menanggung seluruh biaya operasi kanker payudara yang akan dijalani Yu Giyem.</p>
<p>Awalnya operasi tidak berjalan sesuai harapan karena kondisi tubuh Yu Giyem yang sudah ngedrop. Namun, setelah menunggu hampir satu minggu, operasi dapat berjalan dengan normal, kanker tersebut akhirnya diangkat dari tubuh Yu Giyem. </p>
<p>Pulang ke rumah Yu Giyem menjalani masa-masa pemulihan. Nah, selanjutnya giliran suaminya yang kena stroke ringan. Namun Yu Giyem tetaplah tegar. Ia tetap bersemangat dan selalu tersenyum menjalani hari-hari kehidupannya. Dengan sabar ia merawat suaminya walaupun ia sendiri masih dalam kondisi pemulihan. </p>
<p>Penyakit agaknya bukan halangan bagi Yu Giyem untuk tetap beraktifitas layaknya manusia normal lainnya. Ia tetap menjalani rutinitas kehidupan bahkan sempat menikahkan anak ke dua mereka. Suatu kebahagiaan yang luar biasa ia rasakan.</p>
<p>Namun, bulan Agustus kemarin, kanker yang pernah diderita oleh Yu Giyem kembali tumbuh. Penderitaan kembali dialami oleh Yu Giyem namun ia tetap berusaha tegar dan tersenyum menyembunyikan rasa sakitnya tersebut.</p>
<p>Dokter pun sudah angkat tangan mereka tidak yakin kalau penyakit ini masih bisa disembuhkan sebab kanker payudara ini sudah masuk stadium paling ganas. Kalau pun nekat di bawa ke rumah sakit, pihak rumah sakit hanya sanggup memberikan pengobatan untuk mengurangi rasa sakit bukannya menyembuhkan.</p>
<p>Namun, keluarga apalagi tetangga tidak menyerah, berbagai cara (terutama pengobatan alternatif) mereka coba untuk menyembuhkan kanker payudara tersebut. Tetangganya ada yang rutin memberikan obat dari bunga tapak dara yang terkenal manjur untuk menyembuhkan kanker payudara. Beberapa hari setelah minum ramuan tersebut wajah Yu Giyem mulai kelihatan normal dari sebelumnya yang terlihat pucat.</p>
<p>Namun, setangguh dan setegar apa pun, Yu Giyem tetaplah seorang manusia, ia tidak kuat menanggung rasa sakit tersebut dan beberapa kali mengiggau hingga akhirnya ia menghembuskan nafas terakhir.</p>
<p>Yu Giyem telah berusaha melawan penyakitnya, namun Sang Pencipta menentukan jalan lain. Mungkin ini yang terbaik buat Yu Giyem dan seluruh keluarganya.</p>
<p>Yu Giyem tidaklah kalah melawan kanker payudara. Ia tetaplah pemenang karena ia tidak menyerah pasrah oleh penyakitnya tersebut. Ia tetap bersemangat dan tersenyum menjalani hidup ini sampai akhirnya ia tidak dapat lagi tersenyum. </p>
<p>Selamat jalan Yu, semangatmu akan selalu aku kenang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2009/09/selamat-jalan-yu-giyem/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
