<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>/Hardono ada di sini</title>
	<atom:link href="http://hardono.melesat.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hardono.melesat.com</link>
	<description>sebuah catatan perjalanan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Apr 2012 15:11:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Daun Salam dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2012/04/daun-salam-dengan-segudang-manfaat-untuk-kesehatan/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2012/04/daun-salam-dengan-segudang-manfaat-untuk-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 15:10:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[daun salam]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[salam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=807</guid>
		<description><![CDATA[<p>Bagi Anda yang suka masak dan (mungkin juga) makan tentu sudah mengenal daun Salam. Daun ini sering dipakai untuk membuat masakan lebih sedap. Cara penggunaannya cukup mudah, ambil beberapa daun salam, cuci hingga bersih, lalu sertakan dengan masakan yang sedang di masak. Selain sebagai bumbu penyedap, daun salam ternyata memiliki segudang manfaat untuk menjaga kesehatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi Anda yang suka masak dan (mungkin juga) makan tentu sudah mengenal daun Salam. Daun ini sering dipakai untuk membuat masakan lebih sedap. Cara penggunaannya cukup mudah, ambil beberapa daun salam, cuci hingga bersih, lalu sertakan dengan masakan yang sedang di masak. Selain sebagai bumbu penyedap, daun salam ternyata memiliki segudang manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Kandungan kimia yang dikandung tumbuhan ini yaitu minyak atsiri (antibakteri), tannin, dan flavonoida mampu menyembuhkan beragam jenis penyakit.<br />
<span id="more-807"></span><br />
Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat Obat: Rempah, Rimpang, dan Umbi, mengatakan bahwa pohon salam memiliki berbagai khasiat obat yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tentu saja menyenangkan sebab daun salam begitu mudah didapat, pohonnya juga mudah ditanam. Daun salam juga dapat dibeli di pasar dengan harga yang murah.</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2012/04/pohonsalam.jpg" alt="Khasiat Daun Salam" title="Khasiat Daun Salam" border="0"></div>
<p>Berikut beberapa penyakit dan penyembuhannya menggunakan daun salam</p>
<ol>
<li><b>Asam urat</b>: 10 lembar daun salam direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.</li>
<li><b>Diare</b>: 7 lembar daun salam direbus dengan 200 cc air selama 15 menit, tambahkan garam secukupnya. Setelah dingin disaring lalu airnya diminum. Ramuan lainnya, 7 lembar daun salam, 10 lembar daun jambu biji, 10 gram jahe, dan 1 buah kulit delima putih, dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Tambahkan 200 cc air matang, disaring, lalu diminum.</li>
<li><b>Gatal-gatal</b>: daun atau kulit batang atau akar dicuci bersih lalu digiling hingga halus. Tambahkan minyak kelapa secukupnya, kemudian balurkan pada bagian yang sakit.</li>
<li><b>Kencing manis (Diabetes)</b>: 7 lembar daun salam dan 30 gram sambiloto direbus dengan 600 cc air sampai tersisa 200 cc. Setelah dingin disaring lalu diminum untuk dua kali sehari. Cara lain ialah merebus daun salam dengan laos.</li>
<li><b>Kolesterol</b>: 7 lembar daun salam dan 30 gram daun ceremai direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian arinya diminum secara teratur. Untuk melancarkan peredaran darah, 7 lembar daun salam dan 30 gram daun dewa segar direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 350 cc. Lalu ramuan disaring dan diminum sebanyak dua kali sehari.</li>
<li><b>Radang lambung</b>: 30 gram daun salam, 30 gram sambiloto kering, dan gula batu secukupnya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian airnya diminum untuk dua kali sehari. Lakukan secara teratur.</li>
<li><b>Stroke</b>: 10 lembar daun salam dan 50 gram jantung pisang dibuat masakan sesuai selera lalu dimakan.</li>
</ol>
<p>Semoga informasi ini membantu bagi Anda yang sedang mencari informasi mengenai obat herbal</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2012/04/daun-salam-dengan-segudang-manfaat-untuk-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Anak</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2012/04/7-cara-mudah-menjaga-kesehatan-anak/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2012/04/7-cara-mudah-menjaga-kesehatan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Apr 2012 17:42:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[anak sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=802</guid>
		<description><![CDATA[<p>Anak memang lebih mudah terkena penyakit dibandingkan orang tuanya. Salah satu penyebabnya ialah kurangnya pemahaman pada anak untuk menjaga kesehatannya. Sebagai contoh seorang anak tetap merasa nyaman bermain dengan teman atau saudaranya yang sedang sakit. Seorang anak tetap suka minum es walaupun ia sedang tidak sehat. Oleh karena itu sebagai orang tua kita harus pandai-pandai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anak memang lebih mudah terkena penyakit dibandingkan orang tuanya. Salah satu penyebabnya ialah kurangnya pemahaman pada anak untuk menjaga kesehatannya. Sebagai contoh seorang anak tetap merasa nyaman bermain dengan teman atau saudaranya yang sedang sakit. Seorang anak tetap suka minum es walaupun ia sedang tidak sehat. Oleh karena itu sebagai orang tua kita harus pandai-pandai menjaga kesehatan si buah hati agar tidak mudah terserang penyakit.<br />
<span id="more-802"></span><br />
Untuk menjaga kesehatan anak sebenarnya tidaklah susah (kalau dibandingkan merawat disaat ia sedang sakit). Ada 7 langkah sederhana yang dapat kita lakukan untuk menjaga agar si kecil kuat menghadapi serangan penyakit.</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2012/04/anak1.jpg" alt="7 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Anak" title="7 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Anak" border="0"></div>
<p>Berikut 7 langkah mudah (hampir semua orang bisa melakukannya) untuk menjaga kesehatan si kecil</p>
<p>1. Makanan Bergizi yang Cukup<br />
Makanan bergizi tidak harus mahal. Nasi ditambah dengan sayuran yang masih segar (bukan sayuran kemarin atau sayuran yang sudah dipanasi) sudah cukup dianggap sebagai makanan bergizi. Biasakan <a href="http://hardono.melesat.com/2011/11/7-langkah-sederhana-agar-anak-suka-makan-sayur-s/" title="7 Langkah Sederhana Agar Anak Suka Makan Sayur">si kecil suka makan sayur</a> agar tubuhnya tetap sehat. Berbagai sayuran mampu menyediakan vitamin, dan berbagai zat yang baik dan dibutuhkan oleh tubuh.</p>
<p><b>2. Biasakan Makan Buah</b><br />
Hampir semua jenis buah memiliki nilai gizi yang baik untuk anak. Buah-buahan tersebut tidak harus mahal. Pisang, jeruk, apel sangat baik untuk kesehatan anak. Bila anak kurang suka makan buah maka hidangkan buah tersebut dalam bentuk jus. Bila tidak memiliki alat untuk membuat jus maka parut saja buah tersebut dan ambil air (sari) nya saja. Sebagai catatan buah yang mudah dikunyah seperti pisan dan pepaya bisa diberikan secara langsung, sementara jeruk sebaiknya diperas saja.</p>
<p><b>3. Istirahat yang Cukup</b><br />
Seorang anak kecil masih harus memiliki waktu tidur siang dan malam. Biasakan siang tidur minimal 1 jam dan malam minimal 8 jam. Dengan waktu istirahat yang cukup, tubuh dapat kembali memperbaiki dirinya dan melawan segala gangguan penyakit yang masuk ke tubuh. Anak yang kurang tidur biasanya mudah rewel dan juga mudah sakit.</p>
<p><b>4. Madu untuk Anak</b><br />
Khasiat madu sebagai obat alami untuk menjaga kesehatan memang telah terbukti. Pemberian madu secara rutin kepada anak akan membuat anak lebih sehat dan tahan terhadap serangan penyakit.</p>
<p><b>5. Bersihkan Kamar si Kecil</b><br />
Secara periodik bersihkan kamar si kecil. Ganti sprei dan sarung bantal guling minimal seminggu sekali dan bersihkan kamarnya dari benda yang tidak berguna. Sapu lantainya sehari dua kali dan pel 2 kali seminggu. Dengan demikian kamar di kecil tetap bersih dan tentu saja nyaman.</p>
<p><b>6. Buatlah si Kecil Senang</b><br />
Terus menerus mengurung si kecil di rumah (sekalipun disediakan berbagai macam mainan) akan membuat ia bosan. Ajaklah di kecil jalan-jalan keluar rumah agar hatinya senang. Menyenangkan anak tidak harus mengeluarkan biaya mahal, ajak naik motor ke keramaian atau naik sepur kelinci akan membuat hatinya berbunga-bunga. Pikiran yang bahagia secara tidak langsung juga akan membuat si kecil lebih sehat.</p>
<p><b>7. Jangan Melindungi Terus</b><br />
Membiarkan anak bermain tanah atau air akan membuat tubuhnya &#8216;mengenal&#8217; berbagai kuman, virus, atau bakteri. Dari pengenalan itulah tubuh akhirnya mampu menghasilkan antibodi untuk melawan kuman, virus, atau bakteri tersebut. Dengan demikian anak tidak akan mudah sakit. Hal ini berbeda dengan anak yang selalu dijaga terus. Tubuhnya tidak mampu &#8216;melawan&#8217; jika ada penyakit datang karena tidak pernah &#8216;berkenalan&#8217; dengan sumber penyakit.</p>
<p>Namun perlu diingat sebagai orang tua kita tetap memberikan rambu-rambu sampai sejauh mana anak boleh bermain.</p>
<p>Semoga langkah-langkah dapat membuat kesehatan anak Anda terus terjaga.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2012/04/7-cara-mudah-menjaga-kesehatan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Cara Menjaga Kesehatan dan Menjauhi Obat</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2012/03/5-cara-menjaga-kesehatan-dan-menjauhi-obat/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2012/03/5-cara-menjaga-kesehatan-dan-menjauhi-obat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Mar 2012 17:38:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=794</guid>
		<description><![CDATA[<p>Hampir semua jenis obat memiliki efek samping yang tidak baik untuk tubuh bila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena itu dokter biasanya meresapkan lebih dari satu jenis obat kepada pasiennya. Bila obat A berguna untuk menyembuhkan sakit ini tetapi memiliki efek samping terhadap organ tubuh tertentu maka obat B berfungsi untuk meminimalisir efek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hampir semua jenis obat memiliki efek samping yang tidak baik untuk tubuh bila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena itu dokter biasanya meresapkan lebih dari satu jenis obat kepada pasiennya. Bila obat A berguna untuk menyembuhkan sakit ini tetapi memiliki efek samping terhadap organ tubuh tertentu maka obat B berfungsi untuk meminimalisir efek samping tersebut.<br />
<span id="more-794"></span><br />
Salah satu cara termudah untuk mengurangi atau menghilangkan efek samping dari obat ialah dengan mengurangi atau jika mampu tidak mengkonsumsi obat-obatan. Dengan demikian kita harus menjaga tubuh agar tidak mudah terkena penyakit. </p>
<p>Namun, bagaimana bila kita memang harus mengkonsumsi obat atau telah mengkonsumsi obat dalam jumlah yang cukup besar? Cara termudah untuk menghilangkan dampak negatif (racun obat) ialah dengan minum <b>air kelapa hijau</b> murni yang belum dicampuri air putih atau gula. Cukup mudah bukan? Air kelapa hijau berkasiat untuk mengeluarkan racun (termasuk yang dihasilkan dari obat) dari dalam tubuh. Mengkonsumsi air kelapa hijau secara rutin seminggu 2-3 kali (sesuai kebutuhan) akan membuat tubuh kembali segar dan terbebas dari racun pengaruh obat.</p>
<p>Kembali ke masalah utama, berikut 5 hal sederhana yang bisa kita terapkan untuk menjaga kesehatan tubuh.</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2012/03/medicine.png" alt="Medicine" title="Medicine" border="0" width="550"></div>
<p><b>1. Pikiran yang Terbuka</b><br />
Sadar atau tidak pikiran memiliki andil yang cukup besar untuk menentukan kesehatan seseorang. Percaya atau tidak, tubuh kita akan selalu segar bila tiap hari otak kita dilatih untuk semangat dan berpikir terbuka. Sebaliknya tubuh akan mudah sakit bila setiap bangun pikiran kita sudah dipenuhi kecemasan, kebimbangkan dan berbagai pikiran buruk lainnya.</p>
<p><b>2. Makanan yang Sehat</b><br />
Biasakan untuk makan sayuran segar karena ada berbagai macam kasiat yang baik dibalik sayuran yang ada disekitar kita. Jangan lupa untuk mengkonsumsi buah. Kombinasi antara sayuran dengan buah secara langsung akan memberikan vitamin dan zat-zat lain yang diperlukan oleh tubuh untuk melawan segala jenis penyakit.</p>
<p><b>3. Olahraga Secara Teratur</b><br />
Olahraga tidak perlu berat. Olahraga dapat dilakukan dengan cara sederhana seperti senam ringan, jalan-jalan di pagi hari, atau lari. Dengan membiasakan tubuh bergerak dan berkeringat maka secara tidak sadar kita telah melakukan proses pembersihan zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh.</p>
<p><b>4. Lingkungan yang Bersih</b><br />
Lingkungan yang kotor atau kumuh menjadi tempat favorit bagi kuman, bakteri maupun pemicu penyakit lainnya. Oleh karena itu rajinlah membersihkan rumah. Selain membuat rumah tampak lebih asri juga bisa menjadi sarana berolahraga secara sederhana. </p>
<p><b>5. Gunakan Obat Herbal bila Sakit</b><br />
Obat Herbal merupakan tradisi dari nenek moyang yang diwariskan kepada kita. Obat herbal memiliki dampak yang jauh lebih kecil dibandingkan obat kimiawi. Tetapi harus diingat bahwa proses penyembuhan menggunakan obat herbal tidak secepat menggunakan obat kimia. Namun, perlu diingat juga efek sampingnya jauh lebih sedikit bahkan sebagian lagi tidak memiliki efek samping apa-apa. Bahan untuk pengobatan secara herbal juga dapat dengan mudah ditemukan disekitar kita.</p>
<p>Hal tersebut dapat dengan mudah kita lakukan. Semoga dengan menerapkan hidup sehat kita terhindar dari penyakit alias tidak perlu lagi mengkonsumsi obat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2012/03/5-cara-menjaga-kesehatan-dan-menjauhi-obat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Efek Samping Mengerikan dari Antibiotik Kimiawi</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2012/02/5-efek-samping-mengerikan-dari-antibiotik-kimiawi/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2012/02/5-efek-samping-mengerikan-dari-antibiotik-kimiawi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 10:00:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[antibiotik]]></category>
		<category><![CDATA[efek samping]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[obat kimia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=760</guid>
		<description><![CDATA[<p>Sewaktu di RSK Jiwa dan Saraf Puri Waluyo, selain mendapat obat untuk diminum (oral), ibu juga mendapatkan suntikan. Suntikan tersebut terdiri dari 2 jenis yaitu antibiotik dan obat untuk mengatasi gejala stroke. Suntikan ini diberikan melalui infus karena langsung dialirkan ke pembuluh darah. Permasalahan terjadi ketika ibu sudah tidak diinfus lagi. Obat terpaksa harus disuntik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sewaktu di RSK Jiwa dan Saraf Puri Waluyo, selain mendapat obat untuk diminum (oral), ibu juga mendapatkan suntikan. Suntikan tersebut terdiri dari 2 jenis yaitu antibiotik dan obat untuk mengatasi gejala stroke. Suntikan ini diberikan melalui infus karena langsung dialirkan ke pembuluh darah. Permasalahan terjadi ketika ibu sudah tidak diinfus lagi. Obat terpaksa harus disuntik secara manual (tidak melalui selang infus lagi). Akibatnya tentu saja ibu kesakitan, belum lagi kalau jarum suntik belum masuk secara benar alias harus diulang lagi.<br />
<span id="more-760"></span><br />
Cara kerja obat untuk mengatasi gejala stroke ialah mendorong sumbatan pembuluh darah di otak ibu sehingga peredaran darah ke otak dapat berjalan lancar. Sementara antibiotik berguna untuk melindungi ibu dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, protozoa, dan jamur. Hal ini dapat dimaklumi mengingat ketika sakit, ibu lebih banyak terbaring di tempat tidur. Aktifitas mandi pun juga hanya bisa dilakukan di tempat tidur alias <i>sibin</i> (badannya hanya di lap air)</p>
<p>Kelihatannya Antibiotik memang bagus untuk tubuh tetapi yang namanya obat-obatan kimia tetap saja memiliki dampak buruk bagi tubuh. Setelah browsing beberapa situs di internet, ketahuan juga efek samping yang tidak kalah mengerikan dari penggunaan antibiotik obat kimia.</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2012/02/antibiotics.jpg" alt="Antibiotik" title="Antibiotik" border="0"></div>
<p><b>Berikut Efek Samping dari Penggunaan Antibiotik</b></p>
<p><b>1. Gangguan Pencernaan</b><br />
Efek samping paling umum dari antibiotik ialah permasalahan pada pencernaan seperti mual, diare, kembung atau nyeri pada perut.</p>
<p><b>2. Alergi</b><br />
Sebagian orang yang menkonsumsi antibiotik akan mengalami alergi berupa gatal atau pembengkakan di mulut atau tenggorokan</p>
<p><b>3. Infeksi</b><br />
Pada perempuan efek samping yang menyerang ialahinfeksi jamur pada organ reproduksi yang dapat menyebabkan keputihan, gatal dan vagina mengeluarkan bau serta cairan.</p>
<p><b>4. Kebal</b><br />
Ini sebenarnya adalah efek samping yang umum dari semua obat kimia. Semakin sering kita meminum suatu obat maka dampaknya ialah kekebalan penyakit terhadap obat tersebut. Dengan demikian orang tersebut harus mengkonsumsi dengan dosis yang lebih besar yang tentu saja memiliki efek samping yang besar pula bahkan dapat mengancam jiwa</p>
<p><b>5. Gangguan Organ Tubuh dan Ancaman Terhadap Nyawa</b><br />
Penggunaan antibiotik dosis tinggi secara terus menerus dalam jangka lama bisa menyebabkan kerusakan hati, kerusakan ginjal, jantung berdebar, tremor (gerakan tubuh yang tidak terkontrol), penurunan sel darah putih dan bahkan dapat menyebabkan kematian.</p>
<p>Jadi sebisa mungkin hindari penggunaan antibiotik kimia kecuali memang di rasa sangat perlu. Selagi tubuh masih sehat mari kita gunakan antibiotik alami atau herbal. Silakan search di google maka Anda akan menemukan beragam antibiotik alami.</p>
<p>Secara umum hindari juga penggunaan obat bila dirasa tidak perlu. Sebagai gantinya gunakan obat-obatan alami atau herbal.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2012/02/5-efek-samping-mengerikan-dari-antibiotik-kimiawi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teenlit Tidak Harus Tentang Cinta &#8211; Sebuah Pandangan untuk Novel Warrior : Sepatu Untuk Sahabat</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2012/01/novel-warrior-sepatu-untuk-sahabat/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2012/01/novel-warrior-sepatu-untuk-sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 12:23:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hobby]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[resensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=621</guid>
		<description><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu saya memesan 2 buah Novel Warrior : Sepatu Untuk Sahabat langsung ke pengarangnya, mas <a href="http://ariesaptaji.blogspot.com/" title="Arie Saptadji" target="_blank">Arie Saptadji</a>, sambil berpesan agar beliau berkenan menandatangani novel tersebut. Satu novel untuk <a href="http://puji.melesat.com" title="Puji Arya Yanti" target="_blank">istri tercinta</a> dan satu lagi sebagai hadiah ulang tahun keponakan tersayang, Lintang Prima. Saya memilih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu saya memesan 2 buah Novel Warrior : Sepatu Untuk Sahabat langsung ke pengarangnya, mas <a href="http://ariesaptaji.blogspot.com/" title="Arie Saptadji" target="_blank">Arie Saptadji</a>, sambil berpesan agar beliau berkenan menandatangani novel tersebut. Satu novel untuk <a href="http://puji.melesat.com" title="Puji Arya Yanti" target="_blank">istri tercinta</a> dan satu lagi sebagai hadiah ulang tahun keponakan tersayang, Lintang Prima. Saya memilih novel ini sebagai hadiah ulang tahun Lintang karena temanya yang berbeda dengan kebanyakan teenlit lainnya. Alih-alih membahas tentang cinta remaja, teenlit yang satu ini justru membahas mengenai persahabatan dan perjuangan dalam menghadapi kehidupan.<br />
<span id="more-621"></span><br />
Untuk mengurangi rasa penasaran, novel ini menceritakan kehidupan seorang pelajar bernama Sri yang mendapatkan berkah terpilih mewakili sekolahnya untuk mengikuti lomba baris-berbaris di tingkat kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Alih-alih bahagia, Sri justru merasa sedih dengan &#8216;berkah&#8217; ini. Sepatu Sri sudah rusak, ibunya hanyalah seorang janda penjual lopis. Dua fakta itulah yang membuat Sri sadar bahwa ia akan sulit membeli sepatu Warrior dalam waktu 2 bulan lagi. Sri pun kalut dan tidak bersemangat setiap kali ikut latihan baris berbaris.</p>
<p>Untung tak dapat diduga, Sri mendapatkan pekerjaan tidak terduga dari orang tua Lisa, sahabat karibnya. Ia tabung gaji selama dia bekerja dan menyakini bahwa sebelum dua bulan ia sudah bisa mendapatkan sepatu Warior. Namun malang juga tidak bisa dia tolak, ketika uang sudah terkumpul banyak, Jono, tetangganya yang sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri harus menjalani operasi usus buntu di rumah sakit. Sri menghadapi dilema, membantu Jono dan melepas impiannya ikut pasukan baris berbaris atau meraih impiannya dan membiarkan Jono menghadapi sendiri penyakitnya.</p>
<p>Membaca novel ini memang sungguh berbeda dengan membaca novel remaja pada umumnya. Ada beberapa ciri khas yang tampak dari novel pertama karya Arie Saptadji ini.</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2012/01/arie-saptadji-hardono.jpg" align="center" alt="Arie Saptadji dan Hardono" title="" border="0"></div>
<p>Ciri khas pertama Anda tidak akan menjumpai adegan yang berkaitan dengan cinta dari tokoh utama atau tokoh pembantu lainnya. Satu-satunya adegan berbau cinta (lebih tepatnya masih naksir) hanya diperankan oleh Titin, yang diposisikan sebagai tokoh antogonis yang naksir Bowo, kakak Lisa. Itupun hanya sebagai pelengkap cerita yang bila dihilangkanpun saya rasa tidak akan mempengaruhi isi novel secara keseluruhan.</p>
<p>Ciri khas kedua ialah pemilihan lokasi di Temanggung, sebuah kabupaten di Jawa Tengah. Imbasnya beberapa kata atau istilah dalam novel ini menggunakan bahasa Jawa. Sebagai orang keturunan Jawa asli hal ini tentu saja bukanlah masalah, saya justru menikmatinya. Namun bagi yang tidak paham bahasa Jawa, silakan buka kamus di bagian belakang novel ini. Sambil membaca novel sambil belajar istilah Jawa.</p>
<p>Ciri khas ketiga, dan inilah yang sangat saya sukai ialah peristiwa ini terjadi di masa lalu yaitu pada tahun 1980. Masa dimana konflik remaja hanya terbatas tutur kata dan tidak menjurus ke arah fisik seperti tayangan sinetron saat ini. Saya kembali terkenang nehi-nehi, sepatu warrior yang wajib dipakai saat saya SMP, dan beberapa istilah jawa yang sekarang sepertinya sudah hilang.</p>
<p>Di balik menariknya novel ini, pelajaran sejarah adalah bagian yang terasa ingin saya lompati. Ya, dalam novel ini Anda juga akan menemukan beberapa pelajaran yang berkaitan dengan sejarah. Adam Malik, Judith Resnik dan Discovery-nya, Karl May lewat Old Shatterhand-nya, serial Little House on the Praire, cerpen wayang mbeling berjudul Bima Melacak Tirtapawitra, mendaratnya VOC di Indonesia, Reformasi Protestan, merupakan pelajaran yang ikut nebeng di novel ini. Memang pada akhirnya tokoh atau cerita tersebut (walau sekelumit) tetap berkaitan dengan pribadi Sri dalam menghadapi masalah. Namun, pengambaran mereka terlalu panjang dan bisa membuat bosan para pembaca.</p>
<p>Terlepas para panjangnya pemaparan para tokoh sejarah dan artikel lainnya, Like This layak di sematkan untuk Arie Saptadji. Di tengah maraknya teenlit Indonesia yang <i>full</i> cinta monyet, aksi balas dendam, lu-gue, dengan latar gaya hidup serba hedonis nan metropolis, novel ini berani tampil beda.</p>
<p>Di tengah himpitan kleting abang, kleting hijau, kleting biru, novel ini bagaikan kleting kuning yang sepintas kelihatan jelek namun sebenarnya memiliki kecantikan dan budi pekerti yang luar biasa. Novel yang seperti inilah yang diperlukan oleh para remaja di negara ini. Novel yang berbicara mengenai makna perjuangan hidup dan persahabatan tanpa memandang perbedaan status.</p>
<p>Informasi Buku<br />
Judul: Warrior, Sepatu untuk Sahabat<br />
Penulis: Arie Saptaji Wahyu Widodo<br />
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama<br />
Tebal Buku : 186 halaman</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2012/01/novel-warrior-sepatu-untuk-sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengakses Informasi Beasiswa dari Email</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2011/12/mengakses-informasi-beasiswa-dari-email/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2011/12/mengakses-informasi-beasiswa-dari-email/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 07:39:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=593</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ada begitu banyak informasi mengenai beasiswa yang tersebar di internet. Jika Anda melakukan pencarian di Google dengan kata kunci beasiswa atau yang berkaitan dengan beasiswa maka Anda akan menemukan beragam situs yang menyajikan informasi mengenai beasiswa. Untuk menemukan informasi beasiswa yang tepat maka Anda harus mengunjungi situsnya satu persatu dan mencari informasi yang Anda butuhkan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada begitu banyak informasi mengenai beasiswa yang tersebar di internet. Jika Anda melakukan pencarian di Google dengan kata kunci beasiswa atau yang berkaitan dengan beasiswa maka Anda akan menemukan beragam situs yang menyajikan informasi mengenai beasiswa. Untuk menemukan informasi beasiswa yang tepat maka Anda harus mengunjungi situsnya satu persatu dan mencari informasi yang Anda butuhkan. Hal ini tentu saja merepotkan apalagi bila situs tersebut memiliki navigasi yang rumit atau tidak memiliki fasilitas mesin pencari.<br />
<span id="more-593"></span><br />
Untuk mempermudahnya maka Anda dapat membaca informasi beasiswa dari email. Hal ini sangat menyenangkan. Anda cukup duduk di kursi, memeriksa email, dan read scholarships information. Anda dapat melakukannya dari komputer atau ponsel yang mendukung email. Anda dapat membaca semua informasi beasiswa tanpa harus mengunjungi situs tersebut. Jika Anda tertarik dengan informasi tertentu maka Anda dapat mengunjungi situs yang menyediakan beasiswa untuk mendapatkan informasi lebih lengkap atau men-download aplikasi. Tapi jika Anda tidak tertarik, Anda dapat mengabaikan informasi. Sangat mudah bukan?</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2011/12/email-scholarships.jpg" alt="" title="" border="0"></div>
<p>Untuk mendapatkan informasi beasiswa melalui email dapat dilakukan melalui dua cara</p>
<p><b>1. Bergabung dengan Mailing List </b><br />
Kunjungi situs penyedia layanan mailing list seperti Yahoo Groups atau Google Groups dan cari grup diskusi mengenai beasiswa. Anda dapat menemukannya dengan melakukan pencarian dengan kata kunci &#8220;scholarships&#8221;, &#8220;financial aid&#8221;, &#8220;grant&#8221;, atau kata kunci lain yang terkait dengan beasiswa. Bergabunglah sebagai anggota jika Anda telah menemukan grup diskusi yang menarik. Jangan lupa untuk memilih pengiriman pesan ke alamat e-mail Anda. Setelah itu, Anda akan mendapatkan informasi beasiswa yang dikirim oleh anggota di kotak pesan Anda.</p>
<p>Tapi ingat, dengan melakukan hal ini Anda tidak hanya akan mendapatkan email yang berisi informasi beasiswa. Anda juga akan menerima semua diskusi yang dilakukan oleh anggota. </p>
<p><b> 2. Berlangganan RSS  </b><br />
Hampir semua situs penyedia informasi beasiswa menyediakan fasilitas RSS. Fasilitas ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan informasi dari situs yang bersangkutan tanpa harus mengunjungi situs tersebut. Anda dapat berlangganan RSS dengan menggunakan software email client, RSS Reader, atau web yang menyediakan RSS reader. Sebagian layanan RSS (terutama dari Feedburner) dapat Anda baca melalui email. Caranya cukup isi email Anda ke dalam kotak berlangganan yang disediakan di situs beasiswa. Anda akan mendapatkan email konfirmasi, buka email tersebut, dan ikuti instruksi yang ada di dalamnya. Jika Anda berhasil melakukan konfirmasi maka Anda akan mendapatkan informasi bila ada beasiswa baru yang di publikasikan di situs tersebut.</p>
<p>Sebagai catatan, beberapa RSS memberikan informasi beasiswa secara penuh dan sebagian lagi hanya memberikan ringkasannya saja. Anda perlu untuk mengunjungi situs tersebut untuk membaca seluruh informasi yang ada di dalamnya.</p>
<p>Dengan menggunakan kedua cara tersebut maka Anda akan menerima informasi beasiswa melalui email. Anda dapat mengaksesnya kapan saja dan dari mana saja baik dari computer maupun dari ponsel. Anda tidak perlu lagi mengunjungi situs beasiswa satu persatu. Anda hanya perlu mengunjungi situs yang sesuai dengan kebutuhan Anda. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2011/12/mengakses-informasi-beasiswa-dari-email/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengakses Informasi Beasiswa dari Ponsel</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2011/12/mengakses-informasi-beasiswa-dari-ponsel/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2011/12/mengakses-informasi-beasiswa-dari-ponsel/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 11:52:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=587</guid>
		<description><![CDATA[<p>Internet menawarkan cara yang mudah untuk menemukan <a href="http://www.intscholarships.com" title="International Scholarships">beasiswa</a>. Anda cukup menyalakan komputer, membuka browser favorit Anda (Firefox, Opera, Chrome, Internet Explorer, dll) lalu mengetik alamat situs penyedia beasiswa di bagian url address bar. Jika Anda tidak tahu alamatnya, Anda cukup membuka search engine seperti google, lalu ketik &#8220;beasiswa&#8221;, maka Anda akan menemukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Internet menawarkan cara yang mudah untuk menemukan <a href="http://www.intscholarships.com" title="International Scholarships">beasiswa</a>. Anda cukup menyalakan komputer, membuka browser favorit Anda (Firefox, Opera, Chrome, Internet Explorer, dll) lalu mengetik alamat situs penyedia beasiswa di bagian url address bar. Jika Anda tidak tahu alamatnya, Anda cukup membuka search engine seperti google, lalu ketik &#8220;beasiswa&#8221;, maka Anda akan menemukan situs-situs yang menyediakan informasi mengenai beasiswa. Hal seperti ini juga dapat Anda lakukan melalui ponsel Anda.<br />
<span id="more-587"></span><br />
Hampir sebagian besar ponsel saat ini sudah dilengkapi dengan akses GPRS dan web browser. Beberapa web browser bawaan ponsel dapat menampilkan situs web seperti halnya tampilan di komputer, sementara sebagian lagi hanya dapat menampilkan versi wap.</p>
<p>Anda tidak perlu kuatir jika ponsel Anda hanya hanya mendukung wap karena banyak situs memiliki versi mobile sekarang. Website akan otomatis diubah menjadi versi mobile ketika Anda mengaksesnya dari ponsel. Metode lain adalah mencari menggunakan google versi mobile dan membuka web dari hasil pencarian google. Pada umumnya google akan mengkonversi website akan ke dalam format wap bila browser yang digunakan hanya mendukung wap.</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2011/12/scholarship.jpg" alt="Scholarship" title="Scholarship" border="0"><br /><i>Credit: frenshipcte.com</i></div>
<p>Jika ponsel Anda mendukung teknologi java atau menggunakan sistem operasi (symbian, windows mobile, android, atau bada) maka Anda dapat menambahkan aplikasi browser dari pihak ketiga. Berikut adalah browser lain yang dapat Anda gunakan untuk membuka situs beasiswa</p>
<ol>
<li><a href="http://www.boltbrowser.com/" title="Bolt" rel="nofollow" target="_blank" >Bolt</a></li>
<li><a href="http://www.operamini.com/" title="Opera Mini" rel="nofollow" target="_blank" >Opera Mini</a></li>
<li><a href="http://www.skyfire.com/" title="Skyfire" rel="nofollow" target="_blank" >Skyfire</a></li>
<li>
<a href="http://www.uc.cn/English/UCbrowser/" title="Opera Mini" rel="nofollow" target="_blank" >UCWEB</a></li>
</ol>
<p>Dengan demikian sekarang Anda juga dapat mengakses informasi mengenai beasiswa dari ponsel. Hal ini dapat Anda lakukan di mana saja, di rumah, di sekolah, di dalam mobil, atau di tempat lain di mana Anda dapat menggunakan ponsel. Anda tidak perlu lagi menggunakan komputer untuk mencari informasi mengenai beasiswa.</p>
<p>Sebelum menggunakan internet pastikan ponsel telah memiliki setingan internet sesuai dengan operator yang Anda gunakan. Beberapa ponsel telah menyediakan konfigurasi untuk beberapa operator di Indonesia. Anda tinggal memilih operator apa yang Anda pakai dan secara otomatis ponsel akan melakukan konfigurasi sesuai dengan operator yang Anda gunakan. Apabila ponsel Anda tidak memilikinya maka Anda dapat melakukan konfigurasi secara manual. Hubungi operator yang Anda gunakan untuk membantu Anda melakukan hal ini. </p>
<p>Selain itu, pastikan pulsa Anda cukup untuk melakukan akses ke dunia maya. Akses internet membutuhkan biaya yang besarnya berbeda-beda untuk setiap operator. Oleh karena itu gunakan akses internet secara bijaksana. Bukalah situs yang benar-benar Anda butuhkan. Selain itu memakai browser Opera Mini juga lebih hemat dibandingkan browser bawaan ponsel. Hal ini disebabkan opera mini menggunakan teknologi untuk mengkompres website yang sedang kita buka.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2011/12/mengakses-informasi-beasiswa-dari-ponsel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet dan Diabetes Ibu</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2011/11/internet-dan-diabetes-ibu/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2011/11/internet-dan-diabetes-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Nov 2011 17:24:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[tulisan]]></category>
		<category><![CDATA[xl]]></category>
		<category><![CDATA[xlangkah lebih maju]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=577</guid>
		<description><![CDATA[<p>Apakah internet mampu menyembuhkan penyakit diabetes? Tentu saja tidak! Namun, &#8211; yang saya alami &#8211; dalam dunia internet tersaji beragam informasi mengenai pengobatan penyakit yang berkaitan dengan kadar gula ini termasuk bagaimana cara pencegahannya. Saya termasuk salah satu dari sekian banyak orang yang tertolong dengan keberadaan produk teknologi abad ke-21 ini. Internet mampu membuat pemahaman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah internet mampu menyembuhkan penyakit diabetes? Tentu saja tidak! Namun, &#8211; yang saya alami &#8211; dalam dunia internet tersaji beragam informasi mengenai pengobatan penyakit yang berkaitan dengan kadar gula ini termasuk bagaimana cara pencegahannya. Saya termasuk salah satu dari sekian banyak orang yang tertolong dengan keberadaan produk teknologi abad ke-21 ini. Internet mampu membuat pemahaman saya mengenai diabetes <b>XLangkah Lebih Maju</b>.<br />
<span id="more-577"></span><br />
Saya bingung ketika ibu divonis menderita diabeter tipe 2; kadar gulanya waktu itu sangatlah tinggi yaitu 600 mg/dL. Walaupun saudara saya sendiri ada yang menderita diabetes namun pemahaman saya mengenai penyakit ini sangatlah minim. Kenyataan lainnya, saya adalah anak tunggal, jadi mau tidak mau saya lah yang bertanggung jawab penuh merawat ibu agar bisa sembuh dari penyakit yang disebabkan ketidakmampuan pankreas dalam memproduksi insulin.</p>
<p>Berangkat dari keinginan untuk menyembuhkan penyakit ibu, saya mulai menjelajahi dunia maya untuk mencari informasi mengenai diabetes. Hasilnya sungguh di luar dugaan, terdapat begitu banyak informasi mengenai penyakit yang tidak menular tetapi mematikan ini, mulai dari gejala, cara pencegahan, sampai dengan penanganannya. Yang membuat saya senang ternyata terdapat beberapa jenis tanaman di sekitar kita yang mampu mengontrol kadar gula di dalam tubuh seperti pare, seledri, bawang merah, sambiloto, lidah buaya, dll. Beberapa tanaman, kasiatnya sudah dibuktikan melalui uji laboratorium namun beberapa lagi belum. Dengan demikian penangangan terhadap penderita diabetes tidak harus tergantung kepada obat-obatan medis maupun suntikan insulin.</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2011/11/hotrod3g_icon.jpg" alt="XLangkah Lebih Maju" title="XLangkah Lebih Maju" border="0"></div>
<p>Selain itu saya juga menemukan kesaksian para penderita diabetes dalam menjalani kehidupan mereka sehari-hari. Kesaksian yang menguatkan bukan hanya untuk saya sebagai perawat tetapi juga ibu sebagai penderita diabetes. Beberapa tips dari mereka juga saya coba terapkan pada ibu agar kondisinya semakin membaik.</p>
<p>Sudah dua tahun ibu menjalani hari-hari sebagai seorang penderita diabetes. Kadar gulanya pun masih sering naik turun; rata-rata 200 mg/dL. Kadang-kadang saya merasa lelah dan putus asa apalagi saat mengetahui kadar gula ibu tinggi dan saat ketika penglihatan ibu divonis mulai memburuk (retinopati diabetik). Beruntunglah, keluarga dan teman-teman selalu mendukung saya, demikian juga dengan keberadaan internet.</p>
<p>Dalam penjelahan di dunia maya, saya selalu berharap ada alternatif penyembuhan lain mengingat apa yang sudah saya coba tidak memberikan hasil yang maksimal. Dan benar, internet membuat saya <b>XLangkah Lebih Maju</b>; selalu ada informasi baru yang saya temukan. Yang membahagiakan, cara baru tersebut ternyata cukup manjur untuk ibu. Kadar gulanya mulai turun yang diikuti dengan penglihatan, kekuatan, dan kesehatannya yang mulai membaik.</p>
<p>Di saat tulisan ini di buat, saya sedang menerapkan diet makanan sehat pada ibu agar kadar gulanya bisa kembali normal. Komposinya ialah perbanyak sayuran, ganti nasi putih dengan nasi merah, konsumsi pare (tapi jangan banyak-banyak),  dan minum vitamin herbal. Saya berharap cara ini mampu membuat kadar gula ibu kembali normal sehingga kesehatan dan penglihatan beliau juga ikut membaik.</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2011/11/beras-merah.jpg" alt="Beras Merah" title="Beras Merah" border="0"></div>
<p>Walaupun dokter mengatakan seseorang penderita diabetes yang kadar gulanya pernah tinggi harus selalu mengkonsumsi obat gula setiap hari namun saya yakin kadar gula ibu dapat kembali normal sehingga ia tidak perlu lagi mengkonsumsi obat gula setiap hari. Keyakinan ini saya peroleh dari kesaksian penderita diabetes yang saya baca melalui internet.</p>
<p>Harapan saya tulisan ini mampu memotivasi siapapun Anda untuk ikut merasakan <b>XLangkah Lebih Maju</b> melalui internet. Ada solusi yang dapat Anda temukan dari internet untuk mengatasi permasalahan yang Anda alami. Mari kita manfaatkan internet dengan tujuan yang baik dan benar, hindari penjelajahan yang tidak berguna dan rasakan <b>XLangkah Lebih Maju</b> bersama internet</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2011/11/internet-dan-diabetes-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Langkah Sederhana Mengajari Anak Gosok Gigi</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2011/11/5-langkah-sederhana-mengajari-anak-gosok-gigi/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2011/11/5-langkah-sederhana-mengajari-anak-gosok-gigi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2011 09:54:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[gigi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=571</guid>
		<description><![CDATA[<p>Mengosok gigi bukan hanya bertujuan membuat gigi tampak putih melainkan juga agar gigi dan mulut bersih dari kuman. Kegiatan ini seharusnya mulai dijadikan sebagai salah satu kegiatan rutin si kecil setiap kali mandi atau sebelum bangun tidur. Tujuannya jelas agar setelah dewasa nanti si kecil terbiasa dan tidak malas gosok gigi.<br /> <br /> Anak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengosok gigi bukan hanya bertujuan membuat gigi tampak putih melainkan juga agar gigi dan mulut bersih dari kuman. Kegiatan ini seharusnya mulai dijadikan sebagai salah satu kegiatan rutin si kecil setiap kali mandi atau sebelum bangun tidur. Tujuannya jelas agar setelah dewasa nanti si kecil terbiasa dan tidak malas gosok gigi.<br />
<span id="more-571"></span><br />
Anak saya Ime termasuk anak yang senang gosok gigi. Di usianya yang sudah 3 tahun lebih, ia lebih senang gosok gigi sendiri, walau harus diakui hasilnya tidak sebersih bila dilakukan oleh orang tuanya. Biasanya sehabis gosok gigi sendiri, kami ulangi lagi dengan beralasan biar tambah bersih. Ime pun juga sering minta dibeliin lagi bila tahu sikat giginya sudah rusak atau pasta giginya sudah mau habis. </p>
<p>Namun tidak semua anak senang gosok gigi, beberapa anak kadang harus dipaksa bahkan dengan sedikit &#8216;kemarahan&#8217; agar mereka mau membersihkan gigi mereka. Berikut tips sederhana yang dapat orang tua lakukan agar anaknya mau rajin gosok gigi. Tips ini berdasarkan pada pengalaman kami dan orang tua yang telah kami kenal.</p>
<div style="text-align:center;"><img src="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2011/11/color-teddy-bear-brush-teeth.gif" alt="" title="" border="0" width="450"></div>
<p><b>1. Biasakan Sejak Kecil</b><br />
Membiasakan sesuatu sejak anak masih kecil akan membuat mereka tidak enggan melakukannya ketika sudah besar. Gosoklah gigi anak ketika di mulutnya sudah tumbuh beberapa gigi. Dengan demikian ketika besar dia tidak asing lagi dengan kegiatan gosok gigi.</p>
<p><b>2. Awali Bersama dengan Mandi</b><br />
Sebagian besar anak tentu senang mandi sebab di kesempatan inilah mereka bisa bermain air. Ingat hampir sebagian besar anak suka mainan air. Di saat suasana yang menyenangkan inilah kenalkan mereka pada acara gosok gigi. Walau awalnya mungkin susah tapi lama kelamaan pasti mau. Dengan demikian setelah mandi, badan bersih, gigipun juga bersih. Jika cara ini berhasil selanjutnya anak perlu diajari untuk mengosok gigi setelah makan dan sebelum tidur.</p>
<p><b>3. Berilah Contoh</b><br />
Anak melihat apa yang orang tua lakukan, bukan hanya ucapkan. Jika anak melihat orang tuanya rajin gosok gigi maka otomatis mereka akan ikut rajin gosok gigi. </p>
<p><b>4. Ajak Anak Ikut Memilih</b><br />
Hampir semua sikat gigi dan pasta gigi untuk anak disajikan dengan kemasan dan warna yang menarik. Hal itu dilakukan agar anak tertarik untuk gosok gigi. Namun, jangan lupa untuk mengikutkan peran anak saat memilih sikat gigi atau pasta gigi untuk mereka. Anak biasanya akan bersemangat melakukan sesuatu dengan barang pilihan mereka. Namun demikian pendampingan orang tua saat memilih tetap diperlukan sehingga anak tidak asal pilih melainkan juga tahu kenapa dia harus memakai sikat gigi dan pasta gigi ini. Saat memilih terangkan juga manfaat gosok gigi dan kenapa harus menggunakan sikat atau pasta gigi tersebut.</p>
<p><b>5. Tetap Berusaha dan Kreatif</b><br />
Perlu waktu dan juga kesabaran dalam mendidik anak. Hal ini juga berlaku saat mengajari anak gosok gigi. Orang tua haruslah memiliki kesabaran dan kreatifitas dalam mengajarkan kebiasaan ini. Kalau cara satu gagal, pakai cara yang lain dan jangan takut untuk berbagi dengan yang orang tua lainnya.</p>
<p>Semoga tips ini berguna terutama bagi orang tua yang kesulitan mengajari anaknya gosok gigi. Bila Anda memiliki pengalaman menarik dalam mengajari anak gosok gigi silakan berbagi bersama kami <img src='http://hardono.melesat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2011/11/5-langkah-sederhana-mengajari-anak-gosok-gigi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Langkah Sederhana Agar Anak Suka Makan Sayur</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2011/11/7-langkah-sederhana-agar-anak-suka-makan-sayur-s/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2011/11/7-langkah-sederhana-agar-anak-suka-makan-sayur-s/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 10:27:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[makan]]></category>
		<category><![CDATA[makan sayur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=566</guid>
		<description><![CDATA[<p>Saya mungkin termasuk orang tua yang beruntung karena Ime anak kami suka sekali makan sayur. Ia tetap bisa makan dengan lahap walau cuma dengan sup, bayam, atau sayuran lain asalkan dimasak sesuai dengan kemampuan dia mengunyah dan tentu saja &#8216;enak&#8217; rasanya. Bahkan dia juga sudah punya masakan favorit yaitu oseng-oseng kangkung. Hal ini tentu saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mungkin termasuk orang tua yang beruntung karena Ime anak kami suka sekali makan sayur. Ia tetap bisa makan dengan lahap walau cuma dengan sup, bayam, atau sayuran lain asalkan dimasak sesuai dengan kemampuan dia mengunyah dan tentu saja &#8216;enak&#8217; rasanya. Bahkan dia juga sudah punya masakan favorit yaitu oseng-oseng kangkung. Hal ini tentu saja membanggakan karena anak biasanya susah kalau disuruh makan sayuran. Padahal sayuran sangatlah bermanfaat bagi perkembangan si kecil.<br />
<span id="more-566"></span><br />
Namun, sebagai orang tua saya yakin kegemaran Ime terhadap sayuran ini tidak datang begitu saja melainkan telah dilatih sejak dia masih bayi yang baru bisa menangis. Berikut tips atau langkah sederhana untuk mengajari anak Anda suka makan sayur. Tips ini berdasarkan pengalaman kami dalam mengasuh si buah hati</p>
<p><b>1. ASI yang Penuh Sayuran</b><br />
Selain untuk memperlancar ASI, orang tua yang banyak mengkonsumsi sayuran hijau saat sedang menyusui secara tidak langsung juga telah memperkenalkan dan membiasakan si kecil dengan sayuran. Hal ini berasal dari &#8216;rasa&#8217; ASI yang penuh dengan rasa sayuran. Dengan demikian ketika si kecil bisa makan sendiri, dia tidak &#8216;kaget&#8217; dengan rasa sayuran. Hal ini tentu berbeda dengan susu formula yang &#8216;rasa&#8217; semua merk hampir seragam.</p>
<p><b>2. Makan Sayur Sejak Sudah Bisa Makan</b><br />
Perkenalkan si kecil terhadap sayuran sejak pertama kali dia bisa makan. Jangan membiasakan si kecil dengan bubur instan. Buatkan nasi tim atau bubur nasi dan berilah kuah sayuran. Cara lain blender nasi dengan sayuran seperti wortel, bayam atau brokoli. Dengan cara ini maka si kecil diharapkan sudah tidak &#8216;alergi&#8217; terhadap rasa sayuran ketika mereka sanggup mengunyah makanan keras.</p>
<p><b>3. Sesuaikan dengan Kemampuan Mengunyah</b><br />
Sayuran memang empuk, lebih empuk dari daging ayam, namun orang tua juga harus ingat bahwa kemampuan mengunyah bayi 1 tahun tentu berbeda dengan anak kecil usia 3 tahun. Anak dapat saja menolak makan sayur karena ia sering tidak mampu mengunyah sayuran. Oleh karena itu masaklah sayuran sampai empuk atau potong kecil-kecil untuk anak seusia 1 tahun. Seiring bertambahnya usia dan gigi sesuaikan cara pengolahan sayuran tersebut.</p>
<div class="center"><img src="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2011/11/sayuran.jpg" border="0"><br /><i>Credit: kitabmasakan.com</i></div>
<p><b>4. Berkreasilah dalam Memasak</b><br />
Bukan hanya anak, orang dewasa pun tentu juga akan bosan bila masakan yang dihidangkan hanya itu-itu saja, oleh karena itu berkreasilah dalam memasak. Bila hari ini telah memasak sop biasa, esuknya kalau masih tetap memasak sop pakailah makroni. Lain hari masak brokoli dengan ditambahi telur. Selain berkreasi, cobalah untuk mengetahui kegemaran anak, terutama sayuran yang menjadi kesukaan anak.</p>
<p><b>5. Ajak Anak Ikut Memasak</b><br />
Ajaklah anak untuk ikut memasak walaupun mereka baru bisa mengobrak-abrik masakan yang ada. Anak biasanya akan bangga bila bisa membantu orang tuanya dan menikmati apa yang mereka anggap jerih payah mereka. Perkenalkan juga mereka terhadap sayuran dan juga kasiatnya. Ungkapan seperti sayuran ini akan membuat matamu indah, sayuran ini membuat kamu kuat atau cantik bisa memicu anak untuk memakan sayuran tersebut.</p>
<p><b>6. Jangan Hanya Menyuruh tetapi Berikan Contoh</b><br />
Anak suka sekali meniru orang tuanya. Bila anak melihat orang tuanya suka makan sayur otomatis anak juga akan ikut suka makan sayur. Sebaliknya bila orang tuanya cuma bisa menyuruh tanpa pernah mau menjadi contoh akan sama seperti menegakkan benang basah.</p>
<p><b>7. Jangan Menyerah</b><br />
Anak tidak secara otomatis selalu mengikuti keinginan orang tuanya. Jadi, jangan menyerah bila anak tetap enggan makan sayur walaupun kita sudah mencoba berbagai macam cara. Terus berusaha dan mencari masukan dari orang-orang terdekat adalah kuncinya. Bayangkan bagaimana jadinya bila saat dewasa nanti anak kita benar-benar anti sayuran.</p>
<p>Saya berharap tips sederhana tersebut dapat berguna bagi Anda. Bila Anda memiliki tips atau langkah praktis lainnya agar si buah hati suka makan sayur, mari berbagi!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2011/11/7-langkah-sederhana-agar-anak-suka-makan-sayur-s/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

