<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>/Hardono ada di sini &#187; blog</title>
	<atom:link href="http://hardono.melesat.com/tag/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hardono.melesat.com</link>
	<description>sebuah catatan perjalanan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 10:00:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Mengetahui No Follow Attribute Komentar di Blog</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2008/10/mengetahui-no-follow-attribute-komentar-di-blog/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2008/10/mengetahui-no-follow-attribute-komentar-di-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 11:56:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webmaster]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[no follow]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[<p>Memberikan komentar di sebuah blog yang tidak memiliki no follow atribute dapat memberikan backlink yang akan diperhitungkan oleh Google. Semakin banyak backlink merupakan salah satu faktor untuk menaikkan ranking di Google alias page rank. Lalu bagaimana cara kita mengetahui apakah fasilitas komentar di blog itu ada atribute no follow nya atau tidak?<br /> <br /> [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memberikan komentar di sebuah blog yang tidak memiliki no follow atribute dapat memberikan backlink yang akan diperhitungkan oleh Google. Semakin banyak backlink merupakan salah satu faktor untuk menaikkan ranking di Google alias page rank. Lalu bagaimana cara kita mengetahui apakah fasilitas komentar di blog itu ada atribute no follow nya atau tidak?<br />
<span id="more-131"></span><br />
Cara termudah ialah dengan langsung melihat sourcenya dan mencari apakah atribute  <i>rel=&#8221;nofollow&#8221;</i> ada atau tidak. Tapi cara ini tidak praktis karena kita harus melihat source code setiap situs dan mencari atribute tersebut.</p>
<p>Cara lain dengan mengunjungi situs penyedia blog yang sudah <a href="" title="http://hardono.melesat.com/do-follow-blog/">do follow</a>. Biasanya blog-blog yang dipajang sudah menghapus atribute no follow di blognya. Tetapi ada juga yang justru memasang lagi atribute tersebut.</p>
<p>Nah, ada satu cara praktis untuk mengetahui apakah blog atau situs tersebut penganut do follow atau tidak. Cara tersebut digunakan dengan browser Firefox. Bila Anda menggunakan browser Firefox silakan install extention <a href="http://www.quirk.biz/searchstatus" target="_blank" rel="external nofollow">SearchStatus</a>. Kemudian restart browser untuk mengaktifkan extention SearchStatus.</p>
<p>Klik kanan mouse pada logo SearchStatus terus klik &#8220;Highlight Nofollow Links&#8221; seperti yang ada pada gambar. Setelah itu bila ada link yang ada atribute no follow akan diberi tanda.</p>
<p><a href="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2008/10/searchstatus.jpg"><img src="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2008/10/searchstatus-300x157.jpg" alt="" title="searchstatus" width="300" height="157" class="alignnone size-medium wp-image-132" /></a></p>
<p>Cara ini cukup mudah karena begitu blog selesai diloading kita dapat langsung tahu apakah fasilitas komentar di blog itu masih no follow atau tidak lagi. Selain itu keberadaan page rank dan ranking alexa juga membantu kita mengetahui berapa page rank dan ranking alexa situs tersebut.</p>
<p>Selamat Mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2008/10/mengetahui-no-follow-attribute-komentar-di-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keuntungan dan Kerugian dengan Do Follow</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2008/10/keuntungan-dan-kerugian-dengan-do-follow/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2008/10/keuntungan-dan-kerugian-dengan-do-follow/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 11:30:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webmaster]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[do follow]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[<p>Gerakan do follow saat ini memang sedang populer di kalangan para blogger. Pada intinya do follow merupakan suatu gerakan memberikan kesempatan pada orang untuk mempromosikan blognya dengan berkomentar di blog kita. Dengan demikian pengunjung mendapat keuntungan karena telah promosi sedangkan pemilik blog diuntungkan dengan adanya komentar untuk postingannya.<br /> <br /> Secara lebih detail biasanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gerakan do follow saat ini memang sedang populer di kalangan para blogger. Pada intinya do follow merupakan suatu gerakan memberikan kesempatan pada orang untuk mempromosikan blognya dengan berkomentar di blog kita. Dengan demikian pengunjung mendapat keuntungan karena telah promosi sedangkan pemilik blog diuntungkan dengan adanya komentar untuk postingannya.<br />
<span id="more-119"></span><br />
Secara lebih detail biasanya blog menempatkan atribut rel=&#8217;external nofollow&#8217; di bagian link komentar. Hal ini menyebabkan semua link di bagian komentar akan diabaikan oleh Google. Sehingga ranking link tersebut tidak akan naik. Nah, kalau rel=&#8217;external nofollow&#8217; ini dihilangkan maka link yang biasanya merupakan alamat blog komentator akan di-index oleh Google. Sehingga ranking alias page ranknya di Google akan naik.</p>
<p>Ingat lho kalau salah satu faktor penentu naik turunnya page rank ialah banyak sedikitnya link di suatu situs ke situs tersebut.</p>
<p>Jadi dengan mengikuti gerakan ini blogger akan membantu blogger lain untuk menaikkan ranking blog mereka di Google. Lha terus ranking blogku sendiri ikut naik gak?</p>
<p>Tentu saja tidak. Kecuali Anda juga rajin berkomentar di blog penganut do follow lainnya.</p>
<p>Tapi tunggu dulu, yang namanya membantu orang lain itu gak ada ruginya kok. Dengan mengikuti gerakan ini maka postingan Anda akan ramai dikomentari para pengunjung. Nah, berawal dari komentar bisa jadi mereka malah jatuh cinta dengan blog Anda terus jadi pengunjung tetap.</p>
<p>Assoy kan?!</p>
<p>Tapi tunggu dulu, gerakan ini juga membawa efek negatif bagi blog penganutnya. Hal ini terjadi bila banyak pengunjung yang hanya memberikan komentar sampah atau komentar ringkas ya, bagus, thanks, dll. Akibatnya blog kamu hanya akan dijejali komentar sampah. Untuk mengatasi hal ini bisa dengan menggunakan plugin anti spam yang otomatis akan menghapus setiap spam yang masuk.</p>
<p>Cara lain ialah memoderasi komentar yang masuk. Setiap pesan harus disetujui sebelum di tampilkan. Nah, kalau ada pesan-pesan sampah hapus aja.  Jadi sering-sering aja memonitor pesan.</p>
<p>Memang sih semuanya itu perlu perjuangan, orang Jawa bilang &#8220;jer basuki mowo bea&#8221;</p>
<p>Lha terus keuntungan dan kerugian dengan do follow apa donk? Coba deh baca tulisan di atas dengan lebih teliti terus buat sendiri poin keuntungan dan kerugiannya apa. Ntar kan ketemu. OK</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2008/10/keuntungan-dan-kerugian-dengan-do-follow/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Mendapatkan Ide Menulis?</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2008/10/bagaimana-mendapatkan-ide-menulis/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2008/10/bagaimana-mendapatkan-ide-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 04:58:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Webmaster]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[<p>Dalam postingan sebelumnya saya mengajak pembaca untuk <a href="http://hardono.melesat.com/2008/10/copy-paste-atau-nulis-sendiri/" title="">mengisi blog dengan tulisan sendiri</a> dan <a href="http://hardono.melesat.com/2008/10/belajar-menulis-bahan-sendiri-dalam-bahasa-inggris/" title="">tips sederhana</a> untuk melatih kemampuan menulis dalam bahasa Inggris. Nah, masalah berikut yang muncul biasanya berkaitan dengan bagaimana memperoleh ide. Udah keras keringat selama satu jam penuh tapi ide kok gak datang-datang ya? Udah pergi ke tempat sunyi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam postingan sebelumnya saya mengajak pembaca untuk <a href="http://hardono.melesat.com/2008/10/copy-paste-atau-nulis-sendiri/" title="">mengisi blog dengan tulisan sendiri</a> dan <a href="http://hardono.melesat.com/2008/10/belajar-menulis-bahan-sendiri-dalam-bahasa-inggris/" title="">tips sederhana</a> untuk melatih kemampuan menulis dalam bahasa Inggris. Nah, masalah berikut yang muncul biasanya berkaitan dengan bagaimana memperoleh ide. Udah keras keringat selama satu jam penuh tapi ide kok gak datang-datang ya? Udah pergi ke tempat sunyi bahkan kuburan sekalipun tapi ide gak muncul. Yang muncul justru hal yang lain hiiii&#8230;<br />
<span id="more-107"></span><br />
Sebenarnya ide bisa datang dari mana saja dan kapan saja. Sebuah ide bisa tiba-tiba muncul saat kita sedang makan, bekerja, jalan-jalan, atau bahkan pas kita sedang di kamar mandi. Sebaiknya ide yang muncul tersebut langsung dicatat sehingga ketika kita punya waktu untuk menulis kita sudah punya bank ide yang siap dikembangkan.</p>
<p>Daripada menunggu datangnya ide yang kita tidak tahu kapan lebih baik ide tersebut kita panggil saja supaya datang sendiri. Tapi memanggilnya gak sembarangan harus pakai trik tertentu.</p>
<p><b>Trik sederhana tersebut disebut dengan pemetaan topik</b></p>
<p>Lebih jelasnya begini, anggap saja kamu sudah punya blog dengan topik tertentu, nah coba tulis topik blog kamu disebuah kertas dan posisikan ditengah. Kalau perlu dilingkari biar jelas. Terus kembangkan topik tersebut menjadi topik yang lain yang berkaitan dengan topik utama dan kasih tanda panah ke topik utama tersebut. Buatlah hal ini dengan cepat dan jangan terlalu banyak berpikir. Kalau dirasa sudah cukup kembangkan lagi sub topik tadi ke dalam sub sub topik yang lain. Ingat tulis dengan cepat dan jangan berpikir ini seharusnya di sini atau di situ.</p>
<p>Untuk membantu pengembangan bisa diajukan pertanyaan apa yang ingin orang tahu dengan topik ini.</p>
<p>Sebagai contoh lihat gambar di bawah ini</p>
<p><a href="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2008/10/peta-ide.jpg"><img src="http://hardono.melesat.com/wp-content/uploads/2008/10/peta-ide.jpg" alt="" title="peta-ide" class="aligncenter size-medium wp-image-108" /></a></p>
<p>Nah, kalau sudah dari sub-sub topik yang kamu buat tapi dibisa diangkat sebagai ide tulisan. Mudah kan? Kelihatannya sih mudah tapi awalnya memang perlu kerja keras. Tapi gak masalah segala sesuatu kan perlu usaha.</p>
<p>Selamat mencoba</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2008/10/bagaimana-mendapatkan-ide-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Menulis Bahan Sendiri Dalam Bahasa Inggris</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2008/10/belajar-menulis-bahan-sendiri-dalam-bahasa-inggris/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2008/10/belajar-menulis-bahan-sendiri-dalam-bahasa-inggris/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2008 04:41:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webmaster]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[<p>Dalam postingan <a href="http://hardono.melesat.com/2008/10/copy-paste-atau-nulis-sendiri/" title="">ini</a> aku menyarankan untuk lebih mengutamakan menulis sendiri dalam membuat blog termasuk content dalam bahasa Inggris. Masalahnya bagaimana bila kita ingin menulis dalam bahasa Inggris sementara bahasa Inggris kita not so good. Nah berikut beberapa tips sederhana untuk membantu kamu yang ingin belajar menulis dalam bahasa Inggris<br /> <br /> Sebelum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam postingan <a href="http://hardono.melesat.com/2008/10/copy-paste-atau-nulis-sendiri/" title="">ini</a> aku menyarankan untuk lebih mengutamakan menulis sendiri dalam membuat blog termasuk content dalam bahasa Inggris. Masalahnya bagaimana bila kita ingin menulis dalam bahasa Inggris sementara bahasa Inggris kita not so good. Nah berikut beberapa tips sederhana untuk membantu kamu yang ingin belajar menulis dalam bahasa Inggris<br />
<span id="more-105"></span><br />
Sebelum mulai menulis persiapkan dulu peralatan tempur yaitu Kamus. Bisa <a href="http://www.kamus.net" target="_blank" title="">kamus online</a>, <a href="http://www.indovisi.com/download/KamusIndovisi.v1.0.2.exe" target="_blank" title="">software kamus</a>, atau buku kamus. Kalau bisa pilih kamu yang juga menyertakan contoh kalimat dari kata yang kita cari, siapa tahu ada kalimat/ungkapan yang sedang kita cari ada di kamus tersebut.</p>
<p><b>Cari tulisan yang sudah jadi terus tulis ulang</b><br />
Cara ini paling sederhana, kamu cuma perlu mencari bahan sesuai dengan tema yang kamu inginkan terus tulis ulang dengan bahasamu sendiri. Ingat jangan cuma hapus yang gak perlu lho. Tapi tulis ulang biar kemampuan Inggrismu terlatih. Untuk mempermudah penulisan. Taruh naskah asli terus diatasnya baru tulis dengan gaya kamu. Paragraf yang sudah ditulis ulang bisa dihapus. Nah, ntar akhirnya semua naskah asli dihapus dan diganti tulisan ulangmu sendiri.</p>
<p><b>Rangkum dari beberapa bahan</b><br />
Cari beberapa bahan sesuai tema yang kamu cari terus rangkum bahan-bahan tersebut dengan gaya kamu sendiri. Ingat lho gak boleh copy paste. Harus tulis sendiri.</p>
<p><b>Tulis tentang tips</b><br />
Tulisan tentang tips biasanya gak perlu panjang-panjang melainkan cukup singkat padat dan berisi. Nah tulis aja tentang tips-tips sambil belajar merangkai kalimat dalam bahasa Inggris.</p>
<p><b>Minta teman ikut terjemahin dan bandingkan dengan tulisanmu</b><br />
Untuk yang satu ini kamu harus punya teman yang buaiiiik buanget dan bisa dimintai tolong setiap saat hehe. Tulis dulu ide kamu dalam bahasa Indonesia terus minta teman kamu nerjemahin dalam bahasa Inggris. Kamu sendiri juga harus ikut nerjemahin dalam bahasa Inggris. Nah, kalau hasilnya udah jadi tinggal di compare alias bandingkan. Coba tandai dan mengerti bagian mana yang salah dan perlu diperbaiki. Tanya ke temanmu bila kamu bingung kenapa dia pakai kalimat ini yang berbeda dengan terjemahan kamu.</p>
<p>Nah itu beberapa tips sederhana untuk meningkatkan kemampuan Inggris kamu. Kalau ada tips lain monggo silakan berbagi melalui komentar.</p>
<p>Selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2008/10/belajar-menulis-bahan-sendiri-dalam-bahasa-inggris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Copy Paste atau Nulis Sendiri</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2008/10/copy-paste-atau-nulis-sendiri/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2008/10/copy-paste-atau-nulis-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2008 04:34:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webmaster]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[copy paste]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/2008/10/copy-paste-atau-nulis-sendiri/</guid>
		<description><![CDATA[<p>Mana sih yang lebih bagus untuk membangun sebuah blog? Posting dengan model copy paste bahan orang lain atau menulis sendiri? Kalau dilihat dari sisi kepuasan ya jelas nulis sendiri memiliki tingkat kepuasan yang lebih tinggi dibandingkan comot bahan orang lain.<br /> <br /> Bangga donk bila bahan yang kita tulis itu disukai user terus dipasang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mana sih yang lebih bagus untuk membangun sebuah blog? Posting dengan model copy paste bahan orang lain atau menulis sendiri? Kalau dilihat dari sisi kepuasan ya jelas nulis sendiri memiliki tingkat kepuasan yang lebih tinggi dibandingkan comot bahan orang lain.<br />
<span id="more-104"></span><br />
Bangga donk bila bahan yang kita tulis itu disukai user terus dipasang di blog mereka dengan credit ke nama kita hehe. Apalagi kalau bahan tersebut kita tulis dalam bahasa Inggris dan kebetulan bahasa Inggris kita emang lagi pas-pasan. Wuih bangganya bisa selangit tuh.</p>
<p>Tapi kalau dilihat dari segi kemudahan memang copy paste lebih mudah dikerjakan dibandingkan nulis sendiri. Dengan model copy paste kita cukup search di internet terus copy paste artikel yang disukai ke blog atau situs yang sedang kita bangun. Ingat jangan lupa menulis nama pengarang dan sumber agar tidak dituduh plagiat. Nah kalau nulis sendiri, selain harus mencari ide, kosakata English pun juga harus memadai. Belum lagi pengetahuan tentang merangkai kalimat yang baik dan bener dalam versi bahasa Inggris.</p>
<p>Dengan model copy paste kita bisa memenuhi blog kita dengan 35 artikel dalam satu minggu (ngeblog tiap hari dan posting 5 artikel per hari). Kalau nulis sendiri&#8230;. waduh&#8230; jangankan 35 artikel, 5 artikel pun bisa kembang kempis.</p>
<p>Terus mana yang paling baik? Kalau kita mau buat blog utama apalagi untuk nyari uang sebaiknya pakai metode nulis sendiri. Bagaimanapun juga pengunjung akan lebih senang membaca bahan-bahan yang bersifat orisinil dibandingkan bahan comotan orang lain. Bahkan tidak menutup peluang kalau pengunjung tersebut akan sering-sering melihat blog kamu karena mereka senang membaca ide orisinil di blog kamu.</p>
<p>Bahan yang kamu tulis sendiri pun juga bisa dipromosikan di situs-situs ezine artikel. Dengan demikian nama dan blog kamu akan semakin populer dan otomatis jumlah hits akan semakin banyak.</p>
<p>Jadi lebih enak nulis sendiri kan? Soal susah mencari ide atau bahasa Inggris yang masih so-so itu biasa, bisa dipelajari seiring berjalannya waktu. Yang penting ada kemauan dan tekad pantang menyerah.</p>
<p>Mari nulis sendiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2008/10/copy-paste-atau-nulis-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingkah Ranking di Alexa?</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2008/09/pentingkah-ranking-di-alexa/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2008/09/pentingkah-ranking-di-alexa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 07:48:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webmaster]]></category>
		<category><![CDATA[alexa]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[<p>Apa sih Alexa kok bilang penting gak ranking di Alexa? Alexa merupakan sebuah perusahaan yang mengukur trafik ranking dari sebuah website berdasarkan pola penggunaan Alexa toolbar dalam kurun waktu 3 bulan. Ranking tersebut ditentukan berdasarkan pengukuran reach dan pageviews. Reach diukur dengan melihat jumlah dari pengguna internet global yang mengunjungi sebuah situs. Sedangkan pageviews merupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa sih Alexa kok bilang penting gak ranking di Alexa? Alexa merupakan sebuah perusahaan yang mengukur trafik ranking dari sebuah website berdasarkan pola penggunaan Alexa toolbar dalam kurun waktu 3 bulan. Ranking tersebut ditentukan berdasarkan pengukuran <i>reach</i> dan <i>pageviews</i>. <i>Reach</i> diukur dengan melihat jumlah dari pengguna internet global yang mengunjungi sebuah situs. Sedangkan <i>pageviews</i> merupakan jumlah total dari pengguna alexa yang mengakses URL sebuah site. Akses URL yang berulang dari 1 user pada hari yg sama akan dihitung sebagai satu pageview.<br />
<span id="more-87"></span><br />
Nah berdasarkan hal tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa tinggi tidaknya ranking di Alexa ditentukan oleh banyak tidaknya pengunjung yang mengakses menggunakan Alexa toolbar. Jadi bukan sekadar pengunjung pakai browser biasa.</p>
<p>Tentu saja hal ini tidak dapat dijadikan sebagai patokan bahwa situs/blog kita ramai oleh pengunjung. Apalagi banyak webmaster yang bisa mengakali menaikkan ranking situs/blog mereka di Alexa.</p>
<p><b>Kalau begitu apakah ranking di Alexa itu penting?</b></p>
<p>Ranking di Alexa tetap penting bila kamu mau mencari uang melalui blog. Beberapa situs yang menyediakan jasa get paid to review (memberikan uang bila kita menulis sebuah review) mensyaratkan pentingnya posisi blog di Alexa. Semakin tinggi ranking Alexa semakin besar pula blog kamu dihargai.</p>
<p><b>Cara Menaikkan Ranking Alexa</b></p>
<p>Dari beberapa masukan blogger dan webmaster berikut beberapa cara untuk menaikkan ranking Alexa</p>
<ul>
<li>Gunakan Alexa Toolbar<br />
Surfing (termasuk akses situs/blog kamu) menggunakan browser yang sudah dipasangi Alexa Toolbar. Tools ini bisa di dapat langsung di <a href="http://www.alexa.com/site/download/" target="_blank" rel="external nofollow">situs Alexa</a> atau bila kamu menggunakan Firefox bisa menggunakan <a href="http://www.quirk.biz/download-searchstatus" target="_blank" rel="external nofollow">SearchStatus</a>
</li>
<li>Gunakan Alexa Widget<br />
Pasang <a href="http://alexa.com/site/site_stats/signup" target="_blank" rel="external nofollow">Alexa Widget</a> di blog yang ingin kamu optimalkan ranking Alexanya
</li>
</ul>
<p>Sebagai catatan cara-cara diatas juga sedang saya coba. Jadi buat yang pengen nyoba kita coba bareng-bareng yuk <img src='http://hardono.melesat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2008/09/pentingkah-ranking-di-alexa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingkah Promosi Offline untuk Blog/Situs?</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2008/09/pentingkah-promosi-offline-untuk-blogsitus/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2008/09/pentingkah-promosi-offline-untuk-blogsitus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 04:15:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webmaster]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[<p>Promosi sebuah blog/situs pada dasarnya tidak hanya melulu melalui sarana online alias internet tetapi juga dapat melalui media offline seperti halnya media cetak atau melalui brosur. Nah, masalahnya apakah cara tersebut cukup efektif alias berguna?<br /> <br /> Jawabannya untuk saja iya!</p> <p>Semua jenis promosi bisa saja berguna apabila kita menyikapinya dengan benar demikian juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Promosi sebuah blog/situs pada dasarnya tidak hanya melulu melalui sarana online alias internet tetapi juga dapat melalui media offline seperti halnya media cetak atau melalui brosur. Nah, masalahnya apakah cara tersebut cukup efektif alias berguna?<br />
<span id="more-86"></span><br />
Jawabannya untuk saja iya!</p>
<p>Semua jenis promosi bisa saja berguna apabila kita menyikapinya dengan benar demikian juga halnya dengan promosi secara offline. Jangan menganggap semua orang tahu informasi hanya dari internet. Bisa saja mereka justru mengenal sebuah blog/situs setelah membaca informasinya dari brosur atau iklan mini di media cetak.</p>
<p>Namun promosi secara offline tidak boleh sembarangan. Kalau salah, bukannya kepopuleran yang kita peroleh tetapi justru uang yang terbuang sia-sia. Udah keluarin banyak uang eh blognya kok gak populer.</p>
<p>Poin paling penting untuk promosi secara offline ialah promosi pada target yang sesuai dengan karakteristik blog/situs kamu. Misalnya kamu buat blog tentang beasiswa. Nah, promosinya bisa dengan bikin brosur terus tempelkan di tempat untuk pengumuman sekolah atau majalah tentang sekolah. Hal ini tentu akan lebih menarik minat pembaca daripada membagikan brosur di perempatan jalan.</p>
<p>Nah, bagi kamu yang pengen promosi dengan cara selain melalui media internet, silakan dicoba. Semoga sukses!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2008/09/pentingkah-promosi-offline-untuk-blogsitus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Langkah Mudah Mempopulerkan Blog</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2008/09/langkah-mudah-mempopulerkan-blog/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2008/09/langkah-mudah-mempopulerkan-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 04:13:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webmaster]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[seo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ada banyak cara untuk mempromosikan atau lebih kerennya mempopulerkan blog kamu. Mulai dari mendaftarkan ke search engine kayak Google atau Yahoo, memasukkan ke direktori, sampai iklan baris baik di media cetak maupun online. Cara lainnya bisa juga dengan nyebarin brosur yang berisi informasi blog kamu.<br /> <br /> Apakah semua cara itu salah? Tidak juga. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada banyak cara untuk mempromosikan atau lebih kerennya mempopulerkan blog kamu. Mulai dari mendaftarkan ke search engine kayak Google atau Yahoo, memasukkan ke direktori, sampai iklan baris baik di media cetak maupun online. Cara lainnya bisa juga dengan nyebarin brosur yang berisi informasi blog kamu.<br />
<span id="more-85"></span><br />
Apakah semua cara itu salah? Tidak juga. Cara yang aku sebutkan diatas juga manjur untuk mempromosikan blog. Aku sendiri juga pernah nyebarin brosur untuk promosi proyek <a href="http://intscholarships.com" title="International Scholarships Resources">beasiswa</a></p>
<p>Tapi selain cara tersebut ada juga cara lainnya yang lebih mudah. Cara ini sangat cocok buat kamu yang suka diskusi di forum atau jalan-jalan ke berbagai blog. Cara tersebut adalah:</p>
<p><b>1. Memberikan komentar di Blog</b><br />
Jangan lupa memberikan komentar untuk setiap blog yang kamu kunjungi. Biasanya fasilitas komentar ini akan menyediakan tempat untuk ninggalin alamat url. Nah manfaatkan hal itu. Lebih baik lagi kalau komentar di blog tersebut tidak diberi label nofollow jadi link yang ada di komentar tersebut juga bakalan ke-index sama Google. Dengan demikian selain orang bakal tahu alamat blog kamu, page rank blog kamu di Google juga bakalan naik.</p>
<p>Untuk mencari blog-blog apa yang nerapin sistem do follow (menghapus atribut nofollow) tinggal search aja di <a href="http://www.google.co.id/search?hl=id&#038;q=do+follow+blog&#038;btnG=Telusuri+dengan+Google&#038;meta=" target="_blank" rel="external nofollow">Google</a></p>
<p><b>2. Membuat Signature di Forum Diskusi</b><br />
Nah ini sangat cocok buat kamu yang gemar main ke forum diskusi. Manfaatin aja fasilitas signature untuk mempromosikan blog kamu. Buat deskripsi yang singkat padat dan menarik untuk jelasin blog kamu. Dengan demikian orang akan tertarik untuk mengklik alamat blog di signature kamu. Gunakan saja tulisan daripada gambar.</p>
<p>Sebaiknya pilih forum yang sesuai dengan topik blog kamu. Dengan demikian signature kamu akan dibaca oleh mereka yang memang sedang mencari informasi mengenai topik tersebut. Hal ini membuat kemungkinan orang mengklik blog kamu semakin besar.</p>
<p>Bila kesulitan mencari forum yang sesuai dengan topik blog kamu, pilih saja forum-forum besar yang memiliki banyak anggota aktif.</p>
<p>Dengan menerapkan kedua cara diatas, selain mendapatkan pengetahuan dan menjalin relasi dengan orang lain kamu juga dapat nitip promosi blog. Keuntungan lainnya kamu gak perlu pasang alamat blog mereka di situs kamu. Inilah yang dikenal dengan istilah one way backlink hehe.</p>
<p>Kalau ada cara lain yang lebih mudah boleh dibagikan. Selamat mencoba dan semoga sukses!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2008/09/langkah-mudah-mempopulerkan-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Haruskah Pinter Nulis Agar Bisa Sukses Ngeblog?</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2008/09/haruskah-pinter-nulis-agar-bisa-sukses-ngeblog/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2008/09/haruskah-pinter-nulis-agar-bisa-sukses-ngeblog/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 10:06:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webmaster]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[nulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[<p>Banyak orang yang tertarik menjadi blogger yang sukses, yang bisa terkenal kemana-mana (walau hanya melalui dunia maya) dan menghasilkan banyak uang. Tapi tidak sedikit yang langsung ngeper gak sanggup karena gak pinter nulis. Salah satu syarat seorang blogger agar sukses kan harus banyak nulis<br /> <br /> Terus bagaimana? Apakah predikat blogger yang sukses hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang yang tertarik menjadi blogger  yang sukses, yang bisa terkenal kemana-mana (walau hanya melalui dunia maya) dan menghasilkan banyak uang. Tapi tidak sedikit yang langsung ngeper gak sanggup karena gak pinter nulis. Salah satu syarat seorang blogger agar sukses kan harus banyak nulis<br />
<span id="more-83"></span><br />
Terus bagaimana? Apakah predikat blogger yang sukses hanya akan disematkan kepada mereka yang pandai menulis? Jawabannya tentu saja tidak. Gak bisa menulispun boleh bermimpi jadi blogger yang sukses. Eitts bukan hanya bermimpi lho tetapi juga berusaha mewujudkan impian tersebut.</p>
<p>Salah besar kalau beranggapan untuk menjadi seorang blogger harus pinter nulis. Yang harus dianggap justru melalui ngeblog kita bisa belajar untuk mengembangkan kemampuan menulis kita. Nah lho&#8230;.</p>
<p>Blog bukanlah media yang membutuhkan bahasa baku dan tulisan yang runtut enak dibaca seperti halnya koran, tabloid, atau majalah. Di sebuah blog kita boleh menulis apa saja dengan bahasa kita, gaya kita, cara kita, dan pokoknya serba kita deh. Mau pakai bahasa gaul boleh, bahasa baku boleh, bahasa campuran juga boleh. Di sebuah blog kita bebas menulis apa saja dengan gaya kita karena sebuah blog merupakan expresi kebebasan yang punya.</p>
<p>Berbekal prinsip kebebasan berexpresi itulah tidak ada alasan bagi kamu untuk takut menulis untuk sebuah blog. Tulis saja apa yang pengen kamu tulis dengan gaya kamu. Singkat tidak apa-apa, kurang mengena juga gpp, yang penting tulis apa yang ingin kamu tulis lalu publikasikan di blog kamu. Selesai! Ya hanya itu aja kok.</p>
<p>Nah dengan terus menerus ngeblog, kamu bisa mengasah kemampuan menulis kamu sehingga lama-lama tulisan di blogmu bisa semakin bagus dan punya ciri khas.</p>
<p>Selamat mencoba!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2008/09/haruskah-pinter-nulis-agar-bisa-sukses-ngeblog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menambah fasilitas Read More (Page Break) di Blogger</title>
		<link>http://hardono.melesat.com/2008/05/menambah-fasilitas-read-more-page-break-di-blogger/</link>
		<comments>http://hardono.melesat.com/2008/05/menambah-fasilitas-read-more-page-break-di-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 14:41:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hardono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Webmaster]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[blogspot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardono.melesat.ph/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[<p>Salah satu kelemahan dari Blogger ialah tidak adanya secara otomatis fasilitas page break pada editornya. Padahal dengan fasilitas ini seorang blogger cukup menampilkan paragraf pertama dari tulisannya dan paragraf selanjutnya bisa dibaca saat user klik Read More or Complate Story. Akibatnya mau tidak mau pengguna blogspot harus menampilkan semua artikel di halaman utama. Imbasnya bila [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu kelemahan dari Blogger ialah tidak adanya secara otomatis fasilitas page break pada editornya. Padahal dengan fasilitas ini seorang blogger cukup menampilkan paragraf pertama dari tulisannya dan paragraf selanjutnya bisa dibaca saat user klik <i>Read More</i> or <i>Complate Story</i>. Akibatnya mau tidak mau pengguna blogspot harus menampilkan semua artikel di halaman utama. Imbasnya bila di halaman awal terdapat 10 artikel maka pengunjungpun juga harus membaca (setidaknya melihat) secara penuh 10 artikel tersebut. Bayangnya bila artikelnya panjang-panjang. Tentu saja kamu harus menscroll sampai kebawah untuk mendapatkan sebuah artikel yang menarik. Capek deh&#8230;<br />
<span id="more-17"></span><br />
Namun jangan kuatir, dengan sedikit trik kamu juga bisa memasang fasilitas page break di blogger kamu. Ada beberapa langkah yang harus kamu ikuti. Sebelum mulai buka terlebih dulu bagian edit template di blogger kamu. Selain itu rumus ini akan disajikan dalam dua bentuk, satu untuk template klasik (classic templates) dan yang kedua untuk template layout. Pilih yang sesuai dengan template yang kamu gunakan.</p>
<p><b>1. CSS</b><br />
Taruh script ini di bagian CSS. Bagian CSS ini terletak di bagian atas sebuah template. Inget lho ini dibagian edit template. Taruh bagian ini diantara kode &lt;style&gt; and &lt;/style&gt;. Jika kode tersebut tidak ada maka tambahkan sendiri kode tersebut dan di dalamnya di isi kode di bawah ini. Ingat kode &lt;style&gt; terletak sebelum kode &lt;/head&gt;</p>
<p>Bagian ini bertujuan membentuk class full post untuk memberikan page break pada postingan</p>
<p><i>Template Klasik</i><br />
<code><br />
&lt;MainOrArchivePage&gt;<br />
   span.fullpost {display:none;}<br />
&lt;/MainOrArchivePage&gt;</p>
<p>&lt;ItemPage&gt;<br />
   span.fullpost {display:inline;}<br />
&lt;/ItemPage&gt;<br />
</code></p>
<p><i>Layouts</i><br />
<code><br />
&lt;b:if cond='data:blog.pageType == "item"'&gt;<br />
   span.fullpost {display:inline;}<br />
&lt;b:else/&gt;<br />
   span.fullpost {display:none;}<br />
&lt;/b:if&gt;<br />
</code></p>
<p><b>2. &#8220;Read More&#8221; Links</b></p>
<p>Masih di bagian edit template taruh kode ini setelah kode &lt;$BlogItemBody$&gt; atau &lt;data:post.body/&gt; Kamu bisa mengganti kata Read more! menjadi Selanjutnya! Lebih Lengkap! Complete! atau kata-kata lainnya yang menunjukkan terusan dari artikel yang kamu pasang. Bagian ini hanya akan muncul di halaman utama dan arsip</p>
<p><i>Template Klasik</i></p>
<p><code><br />
&lt;MainOrArchivePage&gt;&lt;br /&gt;<br />
   &lt;a href="&lt;$BlogItemPermalinkURL$&gt;"&gt;Read more!&lt;/a&gt;<br />
&lt;/MainOrArchivePage&gt;<br />
</code></p>
<p><i>Layouts</i><br />
<code><br />
&lt;b:if cond='data:blog.pageType != "item"'&gt;&lt;br /&gt;<br />
   &lt;a expr:href='data:post.url'&gt;Read more!&lt;/a&gt;<br />
&lt;/b:if&gt;<br />
</code></p>
<p><b>3. Modifikasi Posting</b><br />
Langkah terakhir yaitu memasukkan kode ini untuk setiap postingan<br />
<code><br />
&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;<br />
</code><br />
Isi posting yang diapit oleh kode tersebut hanya akan muncul jika orang mengklik read more atau membuka halaman postingan tersebut.</p>
<p>Sebagai contoh bila kamu menulis<br />
<code><br />
Ini postingan saya <span class="fullpost">Dan ini kelanjutannya.</span><br />
</code></p>
<p>Maka hasilnya ialah<br />
<code><br />
Ini postingan saya </p>
<p><a href="">Read More.</a><br />
</code></p>
<p>Agar tidak lupa sebaiknya kode tersebut dipasang di post template sebagai kode default yang akan muncul di setiap postingan.</p>
<p><b>Kelemahan </b><br />
Hanya saja, dengan cara ini kamu harus mengedit satu persatu postingan kamu dengan menambahkan kode &lt;span class=&#8221;fullpost&#8221;&gt;&lt;/span&gt;. Mengapa? Karena secara otomatis blogger sekarang akan menambahkan fasilitas Read More di setiap postingan yang kamu buat, tidak peduli apakah postingan tersebut separuh atau sudah semuanya.</p>
<p>Kalau postingan kamu jumlahnya masih sedikit mungkin tidak masalah, bagaimana bila sudah banyak hehe.</p>
<p><b>Ingat</b><br />
Backup dulu template kamu sebelum melakukan perubahan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardono.melesat.com/2008/05/menambah-fasilitas-read-more-page-break-di-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

