Pengalaman Menggunakan Paket SMS Semaumu XL Axiata
Pengalaman ini merupakan kisah lanjutan dari postingnya saya yang berjudul Pengalaman Menggunakan Kartu XL untuk SMS. Sengaja kisahnya saya pisah-pisah biar gak bosan bacanya ![]()

Harga Rp 150,- per SMS oleh pihak XL terasa masih mahal. Tercatat hanya Telkomsel saja yang menggunakan harga SMS sebesar itu sementara yang lain di bawah Rp 150,- Apalagi saya termasuk penggemar SMS daripada Telepon.
Oleh karena itu ketika XL mulai mengeluarkan beragam paket telepon, saya langsung ambil paket SMS Semaumu. Dari paket tersebut harga SMS ialah
00.00 – 17.00 Rp 9,- per SMS
17.00 – 24.00 Rp 99,- per SMS
Tentu saja harga ini sangatlah super ngirit, bahkan sampai saat ini masih berani diadu dengan harga SMS dari provider lain. Sayangnya harga telepon termasuk mahal yaitu Rp 20/detik ke semua operator.
Karena alasan harga telepon itulah maka saya pindah ke paket Nelpon Sepuasnya walau biaya SMSnya masih Rp 150,- Apalagi waktu itu saya juga lebih sering menelepon daripada mengirim SMS.
Di kemudian hari, — karena sudah jarang lagi telepon — saya berniat untuk kembali pindah ke paket SMS Semaumu. Sialnya paket itu sudah tidak ada lagi. Sebagai gantinya untuk setiap paket telepon disertakan promo kirim 8 SMS gratis sekian SMS. Ah, masih lumayan, daripada tidak ada gratisannya sama sekali.
Untunglah para pengguna XL yang masih setia menggunakan paket SMS Semaumu masih dapat tetap menikmati tarif murah SMS ini.
Andai saja program ini ada lagi dengan beberapa perbaikan yaitu
Harga SMS
00.00 – 17.00 Rp 9,- per SMS
17.00 – 24.00 Rp 99,- per SMS
Harga Telepon
Ke sesama XL Rp 1 per detik
Ke non XL Rp 10 per detik
Harga data
Rp 1 per KB
Maka dapat dipastikan akan semakin banyak orang menggunakan kartu perdana XL. Sementara itu pengguna XL lama akan banyak yang pindah menggunakan paket ini.
Tapi kayaknya impian itu sulit terealisasikan.
Oh ya masih bersambung lagi lho…
5 Responses to Pengalaman Menggunakan Paket SMS Semaumu XL Axiata
Leave a Reply Cancel reply
Hardono adalah
Saya adalah seorang anak, suami, ayah, pengrajin website, pengguna teknologi selular, penikmat musik, film, buku, olahraga, dan senang mengkritik para politikus saat ini. Melalui blog ini saya ingin mencoba berbagi berbagai hal yang saya temui dalam perjalanan kehidupan saya kepada para pembaca. Semoga blog ini memberkati Anda.
Archives
Recent Posts
- 5 Efek Samping Mengerikan dari Antibiotik Kimiawi
- Hari Kelimabelas: Hari Terakhir di Puri Waluyo
- Hari Keempatbelas: Ibu Mau Dibawa Pulang
- Ibu Ingin Pulang, Jangan Kamu Cegah.
- Hari Ketigabelas: Kami Ingin Membawa Ibu Pulang
- Hari Keduabelas : Ibu Menjalani Rekam Otak (EEG)
- Hari Kesebelas: Ibu Mulai Membaik dan Semoga Terus Membaik
- Hari Kesepuluh: Ibu Mulai Membaik
- Mengapa Ibu Depresi
- Beriman adalah Berserah tanpa Protes
Recent Comments
- baju anak on Mencoba Internet Menggunakan AHA
- Saya Ingin Lari dari Kenyataan | /Hardono ada di sini on Hari Ketiga: Kunjungan Saudara dan Tidur Nyenyak
- Ibu Ingin Pulang, Jangan Kamu Cegah. | /Hardono ada di sini on Ibuku Seperti Orang Linglung
- hei on Haruskah Beribadah di Gereja setiap Hari Minggu?
- oong on Registrasi Paket CDMA XL
- Hari Keduabelas : Ibu Menjalani Rekam Otak (EEG) | /Hardono ada di sini on Hari Kesebelas: Ibu Mulai Membaik dan Semoga Terus Membaik
- | /Hardono ada di sini on Hari Ketujuh: Ibu Kembali Tidak Dapat Tidur
- Hari Kesepuluh: Ibu Mulai Membaik | /Hardono ada di sini on Hari Kesembilan: Ibu Menjalani CT Scan
- Mengapa Ibu Depresi | /Hardono ada di sini on Ibuku Sakit Diabetes
- Beriman adalah Berserah tanpa Protes | /Hardono ada di sini on Hari Kedelapan: Ibu Kembali Tidur Nyenyak






oh y..?
[...] beralih dari paket SMS Semaumu ke paket Nelpon Sepuasnya, saya sudah tidak pernah lagi gonti-ganti paket. Maklum tidak ada yang menarik. Namun pendirian [...]
pake yg lain aja..
makasih infonya
nice info,..